Rambin Binuang di Huristak Putus Diterjang Luapan Air Sungai Barumun


416 view
Rambin Binuang di Huristak Putus Diterjang Luapan Air Sungai Barumun
Foto: Dok/SIB/Robert Nainggolan
Rambin (jembatan gantung) Binuang, penghubung ke Desa Binanga Tolu putus akibat diterjang luapan Sungai Barumun, Senin (8/1/2024), sekitar pukul 03.00 WIB. 

Padang Lawas (harianSIB.com)

Rambin (jembatan gantung) di Binuang, Desa Binanga Tolu yang merupakan akses penghubung ke Desa Gunung Manaon, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas (Palas), putus.

Kades Gunung Manaon, Alisahbana Hasibuan saat dikonfirmasi SIB menyebutkan, putusnya Rambin Binuang terjadi pada Senin (8/1/2024), sekitar pukul 03.00 WIB, akibat intensitas hujan yang tinggi yang mengakibatkan Sungai Barumun meluap menerjang bambu yang tumbuh di bantaran sungai dan tersangkut di jembatan gantung.

"Bambu tersangkut, sehingga seling pengikat rambin putus," kata Ali, Sabtu (13/1/2024).

Ali mengatakan akibat putusnya rambin, aktivitas petani sawah yang saat ini sedang musim tanam menjadi terkendala. Demikian juga dengan petani sawit tidak dapat mengeluarkan hasil panennya. Sedangkan untuk anak sekolah harus memutar dari Desa Binanga.

"Memang ada akses alternatif lain, namun sangat jauh harus mengitari Desa Binanga. Tentu saja hasil panen yang diangkut tidak sesuai dengan biaya yang akan dikeluarkan," katanya.

Ali mengakui pada Jumat (12/1/2024), BPBD dan PU sudah datang untuk memeriksa rambin.

"Katanya mereka sedang menghitung biaya untuk perbaikan rambin. Saya sangat berharap pemerintah secepatnya memperbaikinya, karena masyarakat sudah resah. Lima hari lamanya hasil panen sawit tidak bisa keluar, sedangkan petani sawah juga tidak bisa menanam padi," kata Ali. (**)

Penulis
: Koran SIB/Robert Nainggolan
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com