Ramches Patar Hutauruk Lestarikan Seni Bangso Batak di Rantau


100 view
Ramches Patar Hutauruk Lestarikan Seni Bangso Batak di Rantau
Foto: HarTob
BANTUAN SOSIAL: Ketum Harimau Toba (HarTob), Ramches Patar Hutauruk SE, (tengah) bersama tokoh Bangso Batak dan tokoh antaretnis di Kutacane seusai menyerahkan bantuan sosial.
Aceh Tenggara (SIB)
Ketua Umum Harimau Toba (HarTob), Ramches Patar Hutauruk SE komit dengan budaya leluhur. Bersamaan menggerakkan organisasi yang dinakhodainya sambil melestarikan warisan leluhur, HarTob menginspirasi pihak lain melakukan hal serupa. “Ya, Nusantara kaya dengan seni budaya leluhur. Tiap suku bangsa memiliki kekayaan, saling melengkapi,” tegasnya di akun pribadinya.

Sesuai nama, HarTob menunjukkan asal leluhurnya, Batak Toba. Tetapi seluruh pribadi ikut di dalamnya. Khususnya orang-orang yang berkeinginan berbagi untuk sesama. “Modalnya adalah cinta kasih. Jika ada yang membutuhkan bantuan, HarTob harus melakukan. Tak hanya untuk warga seetnis tapi siapa saja,” jelasnya.

Itulah sebabnya HarTob berdonasi sampai ke seluruh Nusantara. Bersamaan dengan itu, ya... melestarikan seni leluhur.

Di kesempatan lain, misalnya tiap hari besar, HarTob berbuat. Seperti pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (17/8), digelar pesta rakyat. Bersama sang istri, dr Indah Tambunan, melakukan silaturahmi dengan tokoh warga perantau. “Bangso Batak sangat menghormati leluhurnya. Justru di rantau harus tetap memegang teguh adat-budayanya,” ujarnya sambil mengatakan tradisi di bona pasogit pun tetap dipelihara dan diterapkan meski tinggal di ranau. “Agar generasi muda Bangso Batak yang jauh dari bona pasogit tetap mempertahankan dan melestarikan!”

Tumbuh berkembang di Aceh, organisasi etnis di wilayah tersebut pun terinspirasi melakukan hal serupa. Seperti MJ Aceh Tenggara yang dipimpin Bebby Kamal. Dua wadah tersebut kolaborasi hingga menghadirkan kekuatan baru. “Hartob dan MJ Aceh Tenggara rutin berbagi kasih, gotong royong. Konsep tersebut adalah ciri khas Indonesia,” tambahnya.

Muara gotong-royong ala Hartob tersebut untuk menciptakan kekuatan. “Bang Indonesia semakin kuat jika komponennya bersatu dan memiliki visi yang sama mengisi kemerdekaan,” tutupnya. (YouTube / FB / R10/a)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com