Ribuan Rumah di Kawasan Utara Medan Terendam Rob


139 view
Ribuan Rumah di Kawasan Utara  Medan Terendam Rob
Foto: SIB/Pally S
TERENDAM ROB: Jalan KL Yos Sudarso Belawan yang merupakan jalan utama keluar masuk Kota Pelabuhan Belawan, kembali terendam rob yang mengakibatkan terjadi antrean panjang berbagai jenis kendaraan bermotor, Kamis (7/10/2021).
Belawan (harianSIB.com)

Banjir air laut (rob) kembali merendam kawasan pemukiman penduduk di kawasan Utara Kota Medan, di antaranya Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan dan Medan Labuhan, Kamis sore (7/10/2021).

Selain itu, karena tidak berfungsinya drainase, air laut yang merangsek ke daratan juga merendam hampir seluruh jalan protokol di Kecamatan Medan Belawan.

Seperti dilaporkan jurnalis Koran SIB Pally S, kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas, keluar masuk berbagai jenis kendaraan bermotor ke Kota Pelabuhan Belawan melalui Jalan KL Yos Sudarso mengalami gangguan, terjadi antrean panjang di kawasan Simpang Sicanang.

Sejumlah sepeda motor dan becak bermotor yang dipaksa oleh pengemudinya menerobos genangan air laut yang menutupi Jalan KL Yos Sudarso mengalami mati mesin.

Genangan air laut yang berlangsung kurang lebih selama dua jam tersebut, juga mengakibatkan terhentinya berbagai kegiatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Medan Belawan.

Pantauan wartawan, air laut yang mengalami pasang naik juga merendam sejumlah pemukiman penduduk di Kelurahan Nelayan Indah, Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kekurahan Labuhan Deli, Paya Pasir dan Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

"Tidak ada lagi yang harus dikomentari bang, pasang surut air laut merupakan fenomena alam. Tapi kondisi Kota Pelabuhan Belawan yang belakangan ini kerap terendam air laut dan sangat menganggu kegiatan sehari-hari masyarakat, mengindikasikan ada yang harus dibenahi, tetapi tampaknya semua pihak tidak peduli untuk mengatasi banjir air laut di Belawan sekitarnya," ujar Azis, seorang warga kepada wartawan.

Diduga, selain buruknya kondisi drainase, banjir air laut yang merendam di Kecamatan Medan Belawan, juga akibat terjadi pendangkalan di Perairan Belawan, yang disebabkan tingginya tingkat sedimentasi dari Sungai Belawan dan Sungai Deli, serta banyaknya jalur hijau dimanfaatkan oleh oknum atau pihak tertentu menjadi tempat tinggal serta tempat usaha.(*)

Editor
: Robert/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com