Ruang Isolasi Penuh, Direktur RSUD Deliserdang Imbau Warga Patuhi Prokes


146 view
Foto Dok/dr Hanif Fahri SpKj MM
dr Hanif Fahri SpKj MM
Lubukpakam (SIB)
Saat ini ruang isolasi untuk perawatan pasien Covid-19 di RSUD Deliserdang penuh. Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri SpKj MM mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Benar saat ini ruang isolasi perawatan Covid-19 sudah penuh bahkan sudah over kapasitas. Pasien Covid-19 kita saat ini berjumlah 93 orang, sementara kapasitas kita hanya 80 orang," kata dr Hanif seperti dilansir hariansib.com, Rabu (5/5).

Dijelaskan, sesuai aturan Depkes untuk RSUD Deliserdang dari jumlah bed yang ada 40 % untuk perawatan Covid-19. Di RSUD Deliserdang ada sebanyak 203-204 bed. Jika mengikuti aturan itu, maka hanya 80 bed yang disediakan untuk perawatan Covid-19.

Walau sudah penuh, bila ada pasien Covid-19 pihak RSUD Deliserdang tidak serta merta menolaknya. Melainkan merekomendasikan ke rumah sakit rujukan lainnya.

"Persoalan inilah sedang kami rapatkan bersama Gubernur. Kesimpulannya akan dibuat jejaring antar rumah sakit jika ada pasien Covid-19 tapi ruang isolasi sudah penuh. Jadi kita rekomendasi, tidak main tolak gitu saja, atau mencarikan ruangan di tempat lain," terang Hanif.

Bila terjadi ledakan (pasien Covid-19), pihaknya dari RSUD Deliserdang terpaksa membuat ruangan cadangan. Namun ada catatan dengan membuat surat pernyataan bahwa fasilitasnya tidak dapat maksimal.

Untuk itu dia mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi prokes. Kemudian kordinasi dengan Puskesmas setempat, supaya dapat penanganan yang cepat jika terindikasi suspek.

Ditambahkan, pihaknya di RSUD Deliserdang sudah membuat terobosan poliklinik Covid-19. Poliklinik ini nantinya akan dimanfaatkan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri dengan tetap melakukan Prokes.

"Itulah salah satu terobosan kita buat. Semisal warga Desa Sekip, ia isolasi mandiri di rumah. Tiba-tiba dia batuk atau sesak, saya harus gimana. Ada poliklinik kita yang melayani di RSUD Deliserdang di samping UGD. Silahkan memanfaatkannya," tutur dokter spesialis kejiawaan itu.

Lebih lanjut dijelaskan, RSUD Pancur Batu juga sudah disiapkan untuk penanganan Covid-19. Misalnya dari RSUD Deliserdang sudah penuh dan kondisi pasien berat atau sedang, maka akan diarahkan ke RSUD Pancurbatu untuk dirawat. RSUD Pancurbatu kapasitasnya 20 bed, sementara RSUD Deliserdang 80 bed.(C3/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com