SAR Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar Dihentikan, TNI AL Tetap Lakukan Pemantauan


112 view
SAR Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar Dihentikan, TNI AL Tetap Lakukan Pemantauan
Foto dok/Dispen Koarmada I
Hentikan SAR : Kakansar Pontianak Yopi Haryadi mengumumkan penghentian pencarian dan pertolongan terhadap puluhan korban yang belum ditemukan atas tenggelamnya belasan kapal di Perairan Kalbar, Jumat (23/7/2021).
Belawan (SIB)

Setelah melakukan pencarian kurang lebih selama sepuluh hari Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan akhirnya menghentikan Operasi Pencarian dan Pertolongan terhadap puluhan nelayan dan anak buah kapal (ABK) korban tenggelamnnya belasan kapal motor dan tongkang, yang hilang di Perairan Kalimantan Barat (Kalbar).

Penghentian operasi pencarian dan pertolongan tersebut, secara resmi diumumkan oleh Kepala Kantor SAR (Kakansar) Pontianak, Yopi Haryadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di Kantor Kesyahbandaran Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan Pontianak, Jumat malam (23/7/2021).

Lebih lanjut, dalam siaran pers yang diterima Jurnalis Koran SIB Pally Simangunsong, Sabtu dini hari (24/7/2021) dari pihak Dispen Koarmada I, penghentian operasi pencarian dan pertolongan itu, dengan mempertimbangkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan potensi buruk cuaca dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter, serta faktor lokasi koordinat kapal motir yang tenggelam tidak diketahui, sehingga luas area pencarian tidak dapat ditentukan atau diperkirakan secara pasti, namun kelanjutan pencarian tetap dilakukan, tetapi bersifat pemantauan.

Operasi SAR atas tenggelamnya belasan kapal motor tersebut, telah digelar sejak terjadinya cuaca buruk di Laut Natuna Selatan hingga Perairan Kepulauan Karimata pada Rabu (13/72021) dan Kamis (14/72021) pekan lalu, yang mengakibatkan 14 kapal nelayan, 2 tugboat dan 1 Yacht dilaporkan hilang, terdampar hingga tenggelam.

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Abdul Rasyid SE MM menyampaikan keprihatinan dan rasa duka cita yang mendalam kepada para keluarga korban musibah tenggelamnyan belasan kapal nelayan, dan TNI AL telah mengerahkan personel dan alutsista, dikoordinir oleh Danlantamal XII Pontianak, Brigjen TNI Marinir Andi Rukman, bersama potensi SAR lainnya mendukung tugas Basarnas dalam operasi pencarian dan pertolongan terhadap para korban.

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan dua kapal perang, dua pesawat udara TNI AL, dua KAL dan ratusan personel Tim SAR Lantamal XII untuk mencari dan menemukan para korban," ujar Pangkoarmada I

Menurut Pangkoarmada I, kendati operasi telah dihentikan, TNI AL tetap melakukan pemantauan melalui kapal perang unsur gelar, yang sedang melaksanakan tugas operasi penegakkan kedaulatan dan patroli keamanan laut di wilayah Laut Natuna dan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

Data terakhir yang dihimpun dari Posko SAR di Pontianak hingga dihentikannya operasi pencarian, 83 orang ditemukan dalam keadaan selamat, 24 orang meninggal dunia, dan 31 orang belum ditemukan.

Sedangkan terhadap kapalnya, 2 Tugboat, sebuah Tongkang dan 1 Yacht telah ditemukan selamat, 14 kapal motor dan perahu nelayan sebagian ditemukan dalam kondisi terbalik, kandas/ terdampar serta sebagian lagi tidak ditemukan.(*)

Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com