Sampannya Terbalik, Arifin Ritonga Hilang di Sungai Kundur Labuhanbatu


281 view
Sampannya Terbalik, Arifin Ritonga Hilang di Sungai Kundur Labuhanbatu
Foto: Dok/Joko
PENCARIAN: Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah menghentikan pencarian, Arifin Ritonga yang hilang setelah sampannya terbalik saat menyeberangi Sungai Kundur, untuk sementara karena sudah magrib, Sabtu (17/4). Pencarian akan dilanjutkan Minggu (18/4).
Labuhanbatu (SIB)
Arifin Ritonga (36) dilaporkan hanyut di Sungai Kundur, Desa Kampungpadang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu. Arifin hilang terseret sungai yang deras dan keruh, setelah sampannya terbalik saat menyeberangi sungai tersebut.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu kepolisian, aparatur desa dan masyarakat sempat berjibaku mencari korban namun tidak berhasil.

"Ya, benar. Ada warga yang hanyut dan sampai saat ini belum ditemukan. Kita masih terus melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Kundur hingga ke arah hilir Sungai Bilah," kata Plt Kepala BPBD Labuhanbatu, Attia Mukhtar Hasibuan SSTP melalui WhatsApp menjawab konfirmasi SIB, Sabtu (17/4).

Attia menyebut, pihaknya menerima laporan adanya warga yang hanyut di Sungai Kundur, pada Jumat (16/4) siang. Tim BPBD kemudian turun ke tempat kejadian melakukan pencarian.

"Namun sampai saat ini belum ditemukan. Mohon doanya, semoga korban segera kita temukan," sebut Attia berharap dukungan dan doa dari masyarakat.

Korban Arifin Ritonga (36), warga Dusun Pekan Desa Kampungpadang dikabarkan hilang setelah sampan yang ditumpangi bersama adiknya, Alimansyah Ritonga terbalik saat menyeberangi Sungai Kundur yang bermuara ke Sungai Bilah, Jumat (16/4) siang. Air sungai sedang naik, apalagi seminggu terakhir daerah ini diguyur hujan deras setiap hari.

Informasi yang dihimpun wartawan, siang itu Arifin dan adiknya hendak pulang ke rumah, setelah selesai memanen kelapa sawit dari ladang yang berada di seberang Sungai Kundur.

"Kalau ke ladang itu harus menggunakan sampan. Saat menyeberang sungai menuju pulang sampan mereka oleng dan terbalik," sebut warga yang turut melakukan pencarian.

Korban hanyut, Arifin Ritonga disebut tidak pandai berenang. Sedangkan adiknya selamat dari peristiwa tragis itu.

Menurut keterangan Alimansyah, saat itu mereka hendak pulang dan menyeberangi Sungai Kundur menggunakan sampan yang terbuat dari fiber. Saat itu arus sungai cukup deras karena sering hujan.

Naas! Saat menyeberang, sampan mereka oleng dan terbalik sehingga keduanya jatuh ke air, lalu berusaha menyelamatkan diri dari derasnya arus air sungai tersebut.

"Keterangan dari adik korban, Arifin tidak bisa berenang dan hanyut. Ia sempat memegang ranting pohon yang menjuntai ke air sungai, tetapi ranting itu patah," sebut Kapolsek Bilah Hilir melalui Kanit Reskrim Iptu Ilham Lubis saat dihubungi wartawan.

Hingga menjelang malam, Arifin belum ditemukan. Plt Kepala BPBD, Attia menyebut pihaknya masih terus berupaya dan melanjutkan pencarian, Minggu (18/5), dan berharap menemukan Arifin. (E5/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:hilang
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com