Sat Lantas Polrestabes Medan Batasi Jumlah Pemohon SIM Selama PPKM Level 3


629 view
Sat Lantas Polrestabes Medan Batasi Jumlah Pemohon SIM Selama PPKM Level 3
(Foto: SIB/Roy Damanik)
PEMOHON SIM DIBATASI: Tampak para pemohon SIM baru dan perpanjang dibatasi selama diberlakukannya PPKM Level 3 sedang duduk sembari menunggu namanya dipanggil untuk foto dan pengambilan sidik jari, di Ruang Identifikasi Sat Lantas Polrestabes Medan, Jumat (25/2/2022).

Medan (harianSIB.com)

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Medan, sektor pelayanan publik ekstra ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran varian baru Omicron terhadap warga masyarakat yang melaksanakan kegiatan sehari-hari di kantor/instansi pemerintah.


Salah satunya terhadap para pemohon pengurusan surat izin mengemudi (SIM) di Satpas Sat Lantas Polrestabes Medan, di mana jumlah pemohon SIM dibatasi hingga 50 % dari jumlah pendaftaran setiap harinya. Bagi pemohon SIM yang telah melebihi kuota, disarankan untuk datang mendaftar esok hari demi menghindari terjadinya kerumunan.


Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar melalui Kanit Reg Ident Iptu Andita Sitepu yang dikonfirmasi jurnalis Koran SIB Roy Damanik, Jumat (25/2/2022), mengatakan, setiap warga yang hendak berurusan di Mako Sat Lantas Polrestabes Medan wajib mematuhi prokes yang telah diterapkan, mulai dari pintu masuk hingga berada di dalam ruangan yang hendak dilalui.


"Setiap tamu atau masyarakat yang berurusan di Mako Sat Lantas wajib menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi, periksa suhu tubuh dan masuk ke bilik disinfectan. Keluar dari bilik disninfectan langsung cuci tangan," kata Iptu Andita Sitepu.


Setelah cuci tangan, sambung Sitepu, para pemohon SIM wajib masuk ke Ruang Informasi untuk diarahkan agar mengantre sesuai dengan jaga jarak di loket pengurusan SIM baru atau perpanjangan.


"Usai melakukan pendaftaran, para pemohon SIM baru dan perpanjangan duduk di Ruang Identifikasi untuk sesi pengambilan foto dan sidik jari. Setelah pengambilan sidik jari, para pemohon SIM wajib kembali mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer dan tisue yang telah disediakan," terangnya.


Lanjut Sitepu, setiap saat personel Satpas Mobile mengawasi para pemohon SIM agar senantiasa mematuhi prokes, memakai masker yang benar dan duduk di kursi yang telah dibuat sekat pembatas. Semuanya bertujuan agar warga tetap melaksanakan prokes guna mencegah penyebaran varian baru Omicron.


"Setiap harinya sekira pukul 07.15 WIB, sebelum melaksanakan pelayanan publik dan sekira pukul 17.00 WIB usai pelayanan, seluruh ruangan di Mako Sat Lantas disemprot cairan disinfektan. Termasuk di Taman Bermain Anak tak luput dari sterilisasi," tutupnya. (*)


Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com