Sat Reskrim Polres Dairi Tangkap Pelaku Pengiriman Peti Mayat di Desa Paropo


303 view
Sat Reskrim Polres Dairi Tangkap Pelaku Pengiriman Peti Mayat di Desa Paropo
(Foto: SIB/Tulus Tarihoran)
PAPARKAN: Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman didampingi Kasat Reskrim AKP Rismanto Purba dan tokoh agama paparkan penangkapan WS (35) pelaku pengiriman peti mayat di Desa Paropo, Senin (6/12) saat konfrensi pers di Mapolres Dairi. 
Sidikalang (SIB)
Satuan Reskrim Polres Dairi tangkap dan tetapkan WS (35) warga Dusun 2 Siharakkan, Desa Paropo sebagai tersangka pengiriman dua peti mayat dan dua salib kepada warga Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan, Dairi.

Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman didampingi Kasat Reskrim AKP Rismanto Purba dan tokoh agama Pdt Esron Marpaung, Senin (6/12) saat konfrensi pers di Mapolres Dairi mengatakan, tersangka mengirim dua peti mayat lengkap dengan salib bertuliskan 'dison maradian' Faisal/ Jesi Situngkir dan Waldiman Sijabat, adalah WS. Pelaku merupakan salah satu pemilik nama yang tertulis pada salib.

WS mengakui perbuatannya. Tersangka mengirimkan dua peti mayat dan dua salib, karena kesa, dimana calon kepala desa yang didukungnya, kalah pada saat Pilkades 25 November 2021. "Tersangka kesal, banyak keluarganya di Dusun 2 Siharakkan, tidak memilih calon kepala desa yang didukungnya," ucapnya.

WS melampiaskan kekesalan dengan memposisikan dirinya orang lain, sehingga namanya ada tertulis pada salib. Katanya, WS memesan dua peti mayat lengkap dengan salib lewat telepon, sehingga peti mayat belum dibayar tersangka senilai Rp 3,6 juta.

WS memesan peti mayat karena kemauan sendiri dan tidak ada paksaan dari siapapun. Penyidik sudah memintai keterangan dari 14 orang saksi termasuk pengusaha peti.

Katanya, pengungkapan pelaku pengirim peti mayat berhasil, berkat kerja sama masyarakat dan ahli dari penyedia layanan telekomunikasi dan satuan atasan.

Rismanto menambahkan, WS dijerat dengan pasal 14, Undang-Undang No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sementara itu, Pdt Esron Marpaung mengimbau masyarakat tidak terprovokasi terkhusus masyarakat Desa Paropo, dan tetap menjaga situasi agar tetap kondusif, aman dan sejuk. Perkara pengiriman peti mayat percayakan kepada pihak kepolisian. "Kita mengapresiasi polisi, berhasil mengungkap pelaku pengirim peti mayat," ucapnya.

Sebelumnya, warga Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan, Dairi dihebohkan dengan pengiriman peti mayat dan salib dengan tulisan tiga nama warga Desa Paropo yang masih hidup.

Peti mayat diduga dipesan orang tidak bertanggungjawab dari Desa Tigapanah Kabupaten Karo dan diantar ke Desa Paropo lengkap degan salib bertuliskan 'Dison Maradian' Waldiman Sijabat dan Faisal/Jesi Situngkir. (B3/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com