Sekber Mempertahankan NKRI untuk Negara Aksi Damai di Kantor Bupati dan BPN Deliserdang


173 view
Sekber Mempertahankan NKRI untuk Negara Aksi Damai di  Kantor Bupati dan BPN Deliserdang
Foto: Dok /MPPDS
AKSI DAMAI: Tim Sekber Mempertahankan NKRI untuk negara dan masyarakat kembali menggelar aksi damai, di depan Kantor Bupati Deliserdang, Kamis (31/3/2022). 

Deliserdang (harianSIB.com)


Tim Sekretariat Bersama (Sekber) mempertahankan NKRI untuk negara dan masyarakat kembali menggelar aksi damai, di depan Kantor Bupati Deliserdang, Kamis (31/3/2022).


Dalam aksinya, massa membentangkan sejumlah spanduk berisi berbagai tuntutan, di antaranya mendesak Bupati Deliserdang mencabut dan membatalkan Izin Prinsip Proyek Kota Deli Megapolitan.


Mereka juga meminta Pemkab Deliserdang segera membongkar pagar tembok setinggi 5 meter di Jalan Melati Dusun 1 Desa Helvetia, tanpa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di atas tanah sengketa.


Kemudian, meminta pihak terkait segera mengusut dugaan korupsi peralihan hak atas tanah sengketa di Helvetia. Selanjutnya, Citraland Helvetia dituding sebagai biangkerok tanah sengketa di Helvetia agar ditindak tegas dan hengkang dari tanah Melayu Deli.


Massa dalam tuntutannya juga mendesak Kapolri dan Kapolda Sumut segera menangkap dan menahan para pelaku perusakan berjamaah pelanggar pasal 170 Jo.406 KUHPidana.


Aksi yang dipimpin Raden Soekrisno Alim, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Kesatuan Aksi Pengemban Amanat Penderitaan Rakyat (LBH KAP-AMPERA) dan Edi Susanto Ketua HIPAKAD'63 ini, turut diikuti Rusli Darma Ginting Ketua Gabungan Lembaga Anti Korupsi (Galaksi) Sumatera Utara.


Kemudian, HM Agussya, Presidium Daerah FKPPI Sumatera Utara, Hendro Ketua Rayon Percut Seituan beserta anggotanya, Tengku Chaidir Ketua Umum Forum Masyarakat Pendukung Kesultanan Deli (Formas PKD) didampingi Abdullah, Abdul Rahman, Syafruddin dan wanda, Syahril Atmaja Ketua Umum Paguyuban Antar Suku dan Agama (PASDA) bersama Hans Simarmata.


Selanjutnya, Laskar Khusus Mazilah di antaranya, Fahri, Zulfikar, Sugianto dkk, Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya (PASSUS GINRA) diwakili Bambang Irawan, Barayun Pane, Suwito KS, Nahrowi, Rahmat Hidayat dan Abrar Surbakti Ketua Yayasan Asmaul Husna Sembilan Sembilan bersama Mulyono, Fadil, Rahmat Langkat dan Tengku Halimatussakdiah mewakili Bhayangkara Indonesia (BHARINDO), Tumpal Manik, Ketua MPPDS bersama tim media dari Aliansi Pers Indonesia Membela Aspirasi Rakyat.


Beberapa waktu kemudian, akhirnya massa diterima berdialog dengan Kepala Kasatpol PP Deliserdang diwakili Balok.


Dalam pertemuan yang diterima di depan pintu gerbang Kantor Bupati Deliserdang tersebut, Ketua LBH KAP-AMPERA didampingi Edi Susanto Ketua HIPAKAD 63 Sumatera Utara mempertanyakan belum terbitnya IMB, tetapi pembangunan pagar setinggi 5 meter terus berlangsung.


Dari Kantor Bupati Deliserdang, massa melanjutkan aksinya ke Kantor ATR/BPN Kabupaten Deliserdang. Setibanya di Kantor BPN Deliserdang, perwakilan massa Sekber NKRI diterima Kepala Kantor BPN Deliserdang melalui pejabat Kepala Bidang Sengketa Tanah, Reza dan Andri.


Ketua Sekber NKRI berharap BPN Deliserdang untuk tidak mengelurkan sertifikat apapun di atas tanah sengketa Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, karena masih berperkara di PN Lubuk Pakam.


Kedua pejabat BPN Deliserdang pada intinya menerima laporan pengaduan dan surat tuntutan Sekber NKRI, serta berjanji menyampaikannya kepada pimpinan mereka.


Surat laporan dari Sekber NKRI nantinya sebagai bahan pertimbangan bagi mereka sebelum mengambil keputusan. Seusai melakukan aksi di BPN Deliserdang, massa pun bergerak ke Kantor Kejati Sumut di Medan. (*)


Penulis
: Tumpal Manik
Editor
: Robert/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com