Sekdakab Sergai: Pajak Kontribusi Wajib Rakyat kepada Negara


114 view
Sekdakab Sergai: Pajak Kontribusi Wajib Rakyat kepada Negara
Foto: Dok/Diskominfo Sergai
FOTO BERSAMA: Bupati Sergai H Darma Wijaya diwakili Sekdakab HM Faisal Hasrimy (3 dari kanan), Kapolres AKBP Robin Simatupang, Kasi Pidsus Kejari Sergai Elon Pasaribu dan Kepala KPP Pratama Tebingtinggi Daniel Zebua foto bersama para peserta usai Rakor pembinaan dan pengawasan urusan pemerintah desa terkait penertiban pajak desa, Senin (11/10), di Aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati, Seirampah.
Sergai (SIB)
Kesejahteraan rakyat, baik secara material maupun spiritual merupakan hasil yang ingin dicapai dari upaya pembangunan negara. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut, negara memerlukan sumber daya dana, salah satunya berasal dari pajak.

Demikian disampaikan Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya diwakili Sekdakab HM Faisal Hasrimy ketika memimpin rapat koordinasi (Rakor) pembinaan dan pengawasan urusan pemerintah desa terkait penertiban pajak desa, Senin (11/10), di Aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati, Seirampah.

"Pajak adalah kontribusi wajib rakyat kepada negara yang terutang, baik itu sebagai pribadi maupun badan usaha yang bersifat memaksa dan sesuai dengan undang-undang berlaku," katanya.

Faisal lebih lanjut menjelaskan bahwa hasil pajak yang dipungut itu dimanfaatkan untuk pemenuhan berbagai keperluan dalam rangka memastikan kesejahteraan rakyat.

Dengan membayar pajak, seseorang atau badan usaha telah menjalankan kewajibannya. Disaat yang sama, ikut pula mengambil peran aktif untuk secara langsung dan bersama-sama menjalankan pembiayaan negara serta pembangunan nasional.

Di Sergai ini, sambung Faisal, pembangunan infrastruktur terus digenjot di bawah kepemimpinan Bupati H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan. Hal ini merupakan usaha yang dilaksanakan kepala daerah demi mewujudkan visi-misi Sergai yang "Maju Terus" (mandiri, sejahtera, dan religius).

"Alhamdulillah, meskipun di tengah situasi pandemi, Bapak Bupati dan Wabup secara maksimal memimpin proses pembangunan dari berbagai infrastruktur, seperti jalan, irigasi, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan. Semua itu tidak terlepas dari kontribusi masyarakat yang taat membayar pajak. Dan semua pembangunan tersebut dilakukan juga demi kepentingan masyarakat," jelasnya.

Terakhir, Faisal mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama pemerintah desa selaku ujung tombak pemerintahan untuk proaktif menyukseskan pembangunan infrastruktur di Tanah Bertuah Negeri Beradat dengan selalu taat membayar pajak.

Sementara itu, Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang menyatakan, dengan tertib membayar pajak, maka disaat yang sama pembangunan di Indonesia juga akan terlaksana lebih cepat.

"Hidup lebih nyaman jika kita membayar pajak. Sebab, fasilitas yang dibangun oleh negara sumber utamanya adalah pajak. Maka dari itu, jangan tunda-tunda untuk membayar pajak," tegasnya.

Robin juga mengingatkan kepada bendahara desa supaya memahami jenis-jenis pajak yang terutang dalam setiap transaksi.

"Selain itu, harus diketahui pula hak dan kewajiban lain yang harus dilaksanakan terkait aspek perpajakan yang ada di desa masing-masing," kata Kapolres.

Rakor tersebut turut dihadiri, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tebingtinggi Daniel Zebua, Kajari diwakili Kasi Pidsus Elon Pasaribu serta diikuti para Kepala OPD, camat dan kepala desa (Kades) se-Sergai. (C4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com