Sempat Diamankan Polisi, Penjual dan Pembeli Pil Ekstasi Palsu Dipulangkan


250 view
Sempat Diamankan Polisi, Penjual dan Pembeli Pil Ekstasi Palsu Dipulangkan
Internet
Ilustrasi Ekstasi
Medan (harianSIB.com)

Penjual dan pembeli pil ekstasi palsu yang ditangkap petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan akhirnya dipulangkan.

Keduanya masing-masing berinisial MSS alias Dodi (40) warga Jalan Balai Desa Lingkungan I Kelurahan Medan Sunggal, Kecamatan Lalang yang berprofesi sebagai pedagang tempe, dan AW (30) warga Dusun II Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Asahan dipulangkan karena dari hasil labfor ternyata 50 butir pil ekstasi tersebut palsu dan positif parasetamol. Sementara hasil tes urine keduanya juga negatif narkoba.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan didampingi Kanit I Idik AKP Paul Simamora kepada wartawan, Kamis (7/5/2021) mengatakan, kedua pelaku ditangkap pada, Jumat (30/4/2021) sekira pukul 16.30 WIB, di Jalan Garu II Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas dan di Jalan Karya Celincing Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

"Dari Dodi diamankan barang bukti 50 butir diduga pil ekstasi. Saat diinterogasi, Dodi mengaku pil ekstasi itu milik AW. Petugas kita kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan AW di Jalan Karya Cilincing. Kedua pelaku selanjutnya digelandang ke Mako guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasat.

Pemeriksaan terhadap AW sambungnya, memang benar barang bukti tersebut miliknya yang dibeli dari Dodi seharga Rp 6 juta. Usai membeli 50 butir, Dodi diberi bonus 2 butir ekstasi untuk tes. Setelah dites oleh AW, ternyata ekstasi itu palsu.

"Dodi mengaku mendapat ekstasi tersebut dari seorang pria berinisial Isu. Dan ia juga mengaku uang Rp 6 juta itu juga sudah diserahkan kepada Isu. Selanjutnya 50 butir itu dikirim ke Labfor. Hasil pemeriksaan dari pihak laboratorium forensik dengan nomor surat: TA/681/V/2021 tanggal 5 Mei 2021, barang bukti 50 butir pil warna biru seberat 16,61 gram yang disita dari keduanya ternyata palsu karena berisi parasetamol," ungkap Kompol Oloan.

Lanjut Kasat, sementara hasil tes urine keduanya juga dinyatakan negatif narkoba. Berdasarkan fakta tersebut, terhadap kedua pelaku tidak dapat dipersangkakan melakukan tindak pidana narkotika sesuai dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs 112 Ayat (2) Jo 132 Ayat (1) UU RI. No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Kedua tersangka kemudian dikembalikan ke pihak keluarga. Sebab kasusnya tidak duduk," pungkasnya.(*)

Penulis
: Roy Damanik
Editor
: Robert/Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com