Sepanjang 2021, BNNK Pematangsiantar Rehabilitasi 85 Pengguna Narkoba


268 view
Sepanjang 2021, BNNK Pematangsiantar Rehabilitasi 85  Pengguna Narkoba
(Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio)
Kantor BNNK Pematangsiantar di Jalan Keselamatan, Kecamatan Siantar Utara
Pematangsiantar (harianSIB.com)
Sepanjang 2021, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar melayani 85 penyalahguna narkoba untuk menjalani rehabilitasi. Dari 85 orang itu, 70 orang menjalani rawat jalan di Klinik BNNK Pematangsiantar. Sementara 15 orang lagi menjalani rehabilitasi dengan rawat inap di Yayasan Mercesuar Doa Pematangsiantar.

Kepala BNNK Pematangsiantar, Tuangkus Harianja melalui Humas BNNK Joko Sirait saat dikonfirmasi via selulernya, Senin (27/12/2021), menjelaskan untuk meningkatkan pencegahan dan pemahaman penyalahgunaan narkoba, BNNK Pematangsiantar terus melakukan upaya penyelenggaraan pencegahan diseminasi informasi serta advokasi kebijakan pembangunan berwawasan anti narkotika. Diseminasi tersebut, kegiatan berkaitan penyampaian program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tengah masyarakat, lingkungan pemerintahan dan dunia pendidikan.

"Tujuan advokasi maupun diseminasi ini untuk mendorong pembentukan kebijakan yang akan memperluas jangkauan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba karena BNN lebih fokus pencegahan dan rehabilitasi," katanya.

Tuangkus melanjutkan, BNNK juga meningkatkan bidang pemberdayaan dengan menguatkan pertemuan workshop dalam pemberdayaan anti narkoba dengan menghasilkan 120 pegiat anti narkoba.

Terkait penindakan dan pemberantasan, kata dia, BNNK berhasil mengungkap tiga kasus narkotika dengan lima tersangka. "Dalam penindakan pemberantasan narkotika ada lima tersangka dari tiga kasus yang kita ungkap bersama total seluruh barang bukti sabu seberat 34, 97 gram," tukasnya.

Masih sambung dia, BNNK Pematangsiantar tahun 2021 telah menyelenggarakan kegiatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan (P4GN), di empat kabupaten/kota sesuai pelaksanaan implementasi Instruksi Presiden RI No 2 Tahun 2020.

"Empat kabupaten/kota itu yakni Pematangsiantar, Samosir, Toba dan Humbahas telah berhasil kita laksanakan P4GN. Ini semua tak lain atas kerja sama instansi (Pemda), mencegah penyalahgunaan narkoba di instansi pemerintahan," katanya. (*)

Penulis
: Andomaraja Sitio
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com