Seribuan Warga Lingkar Tambang Silima Punggapungga Unjuk Rasa Tolak Oknum LSM Provokasi


359 view
Seribuan Warga Lingkar Tambang Silima Punggapungga Unjuk Rasa Tolak Oknum LSM Provokasi
Foto: SIB/Tulus Tarihoran
UNJUK RASA: Seribuan warga dari lingkar tambang unjuk rasa meminta pemerintah menindak lembaga yang diduga provokasi dan kerap mengatasnamakan masyarakat Silima Punggapungga, Senin (29/11) di Parongil.

Sidikalang (SIB)

Seribuan masyarakat yang bergabung dengan Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Silima Punggapungga, unjuk rasa mendukung penuh PT Dairi Prima Mineral berinvestasi di Kecamatan Silima Punggapungga.


Massa menyerukan Pemerintah Kabupaten Dairi melalui pemerintah Kecamatan Silima Punggapungga, untuk meminta legalitas lembaga swadaya masyarakat yang berkantor di Parongil, Kecamatan Silima Punggapungga, yang diduga memprovokasi masyarakat dan menolak investor kerap mengatasnamakan warga Silima Punggapungga.


Koordinator Aksi, Sahdin Cibro, Senin (29/11) di Parongil mengatakan, lembaga itu menakut- nakuti masyarakat yang tinggal di lingkar tambang PT DPM, dan kerap mengatasnamakan masyarakat lingkar tambang. Padahal, mereka bukan warga lingkar tambang.


Sepengetahuan kami, kata Cibro, lembaga itu merupakan lembaga keagamaan, tetapi menurutnya, lari dari koridor, dimana lembaga itu menolak keberadaan investor. Padahal, masyarakat lingkar tambang sudah banyak berharap kepada perusahaan tambang timah hitam tersebut.


Sebanyak 1.338 orang masyarakat dari Desa Longkotan, Bongkaras, Tuntung Batu, Palipi dan Kelurahan Parongil, membubuhkan tanda tangan mendukung dan menolak lembaga yang memprovokasi masyarakat lingkar tambang.


Lembaga itu kerap menolak tambang mengatasnamakan masyarakat lingkar tambang. Padahal, masyarakat dari 4 desa dan kelurahan mendukung perusahaan tambang dan sudah banyak bergantung hidupnya, baik melalui tenaga kerja, berjualan dan pendidikan. "Perusahaan belum berproduksi, tetapi perputaran perekonomian sudah membaik dan mendukung sektor pendidikan serta lainnya," katanya.


Sahdin Cibro yang juga Bendahara Umum Pemegang Hak Ulayat Marga Cibro meminta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tidak percaya dengan apa yang disampaikan lembaga tersebut. Pihaknya juga mempertanyakan aksi 1.500 tanda tangan warga lingkar tambang, yang digalang lembaga tersebut. Faktanya, masyarakat lingkar tambang mendukung penuh kerberadaan perusahaan tersebut.


"Dengan keberadaan perusahaan itu, roda perekonomian sudah pasti membaik," ucapnya.


Sementara itu, Camat Silima Punggapungga, Horas Pardede mengatakan, permintaan masyarakat akan ditindalanjuti dan akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi dan pihak keamanan. Ia mengatakan, pihaknya sudah pernah mengundang pihak Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK) yang berkantor di Parongil untuk mencarikan solusi. Namun mereka tidak ada yang datang.


Lanjutnya, saat ini, tenaga kerja yang dipakai PT DMP berasal dari Silima Punggapungga sudah mencapai ratusan orang. Perusahaan tambang timah hitam itu belum berproduksi. Kegiatan mereka masih pembebasan lahan dan pembukaan jalan.


Sementara itu, Pimpinan YDPK Parongil, Sarah Naibaho belum dapat dikonfirmasi lewat telepon. Rohani Manalu Koordinator Advokasi YDPK lewat telepon membenarkan adanya warga melakukan unjuk rasa. Ia juga membenarkan tidak menghadiri undangan Camat Silima Punggapungga, karena isi surat tersebut dinilai tidak tepat. Karena YDPK diminta menyikapi pro dan kontra masalah perusahaan tambang di Kecamatan Silima Punggapungga.


Pihaknya, merasa kecewa dengan tudingan YDPK tidak memiliki legalitas dan sebagai sumber masalah. Padahal, sudah pernah membalas surat, terkait legalitas YDPK yang berkantor di Parongil. Namun, undangan itu dibalas YDPK.


"Kita tidak mau dibenturkan dengan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang mendukung tambang. YDPK Parongil memiliki legalitas," ucapnya. (B3/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com