Stok Tak Ada, Pemkab Deliserdang Belum Dapat Vaksinasi Anak Jelang PTM


116 view
Stok Tak Ada, Pemkab Deliserdang Belum Dapat Vaksinasi Anak Jelang PTM
(KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALI)
Tim medis menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada siswa dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk siswa SMP dan SMA di Medan, Rabu (14/7/2021).
Lubukpakam (SIB)
Stok vaksin tidak ada membuat Pemkab Deliserdang tak dapat memvaksinasi anak sekolah jelang pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan sudah mengumumkan bahwa PTM Terbatas dimulai Senin (6/8) setelah mendapat ijin dari Gubernur Sumut.

"Belum dapat kita vaksinasi secara khusus untuk pelajar karena vaksin kita saja itu tidak ada. Kalau untuk yang di bawah 18 tahun itu hanya bisa vaksin Sinovac, sementara vaksin kita yang ada ini hanya Moderna. Moderna ini tidak boleh untuk mereka para pelajar," ucap Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista saat dihubungi, Selasa (31/8), di Lubukpakam.

Disebutkan, dr Ade bahwa saat ini sudah ada juga beberapa pelajar yang sudah divaksin. Sebab dalam target vaksinasi Deliserdang ada juga sasaran anak remaja menggunakan vaksin Sinovac.

Lebih lanjut dikatakan Dr Ade Budi, sudah banyak warga yang sudah divaksin Sinovac dosis pertama tapi belum bisa divaksin dosis kedua. Sebab stok vaksin Sinovac belum ada hingga kini. Yang ada kini dengan jumlah terbatas vaksin Moderna.

"Sekitar 50 ribu orang lagi yang belum mendapatkan dosis kedua Sinovac. Tidak boleh dia yang pertama pakai Sinovac dan yang kedua pakai Moderna. Belum tau kita kapan lagi Sinovac ini akan datang karena hanya disebut provinsi akan dikirim, tapi nyatanya belum ada," terang dr Ade.

Dengan kondisi itu, ia menyebut saat ini banyak masyarakat yang kecewa karena terlalu lama menunggu untuk dapat dosis kedua Sinovac. Disebut kekecewaan itu pun dilampiaskan kepada pegawai-pegawai yang ada di Puskesmas-Puskesmas.

"Kita pahamlah kekesalan masyarakat itu. Namun kita harus ceritakan apa adanya ke masyarakat. Kita juga melalui Puskesmas jajaran tidak mau perlama vaksinasi kedua untuk sinovac. Namun memang stoknya yang belum ada," tandas dr Ade. (C3/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com