Tafahum, Mendidik Remaja Islam Laksanakan Fardhu Kifayah


257 view
Foto Dok/Tafahum
URUS JENAZAH : Para remaja dan anak-anak dilatih komunitas Tafahum melaksanakan fardhu kifayah mengurus jenazah dalam suatu pelatihan di Medan, baru-baru ini.
Medan (harianSIB.com)

Mengurus jenazah merupakan fardhu kifayah bagi umat Islam. Fardhu kifayah adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, tetapi bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur.

Mengantisipasi langkanya umat Islam yang mampu mengurus mayit (jenazah) dengan memandikan, mengafani, menguburkan dan lainnya, hadir komunitas Tafahum di Medan yang didirikan Ustadz Zakaria Koto.

Tafahum yang saat ini sudah beranggotakan 25 orang, didominasi kalangan remaja, rutin melakukan pelatihan fardhu kifayah dari mulai mengkoyak kain kafan, menyusun, memandikan dan mengkafani mayit serta merangkai pandan untuk di atas keranda di Masjid Raya Alhuda Pasar V Helvetia.

Hal ini didukung sepenuhnya BKM H Sumantri BA, bahkan menyarankan masjid tersebut jadi markas (sekretariat) Tafahum.

Ustadz Zakaria Koto menjelaskan, pada 4 April 2021, Tafahum juga telah bertandang (diundang) ke Fahmi Ummi ( Forum Silaturrahmi Ummi Muslimat Indonesia) untuk melatih fardhu kifayah anggota Laskar Fahmi & Fahmi Annisa yang merupakan generasi muda dari Fahmi Ummi, di Masjid Al Amri Kompleks GIM Asam Kumbang.

Tafahum juga siap dipanggil untuk membina pihak manapun, khususnya untuk pelatihan fardhu kifayah. "Juga siap dipanggil bila di suatu daerah tidak ada bilal (dengan alasan tertentu, seperti bilal sudah meninggal, sakit dan sebagainya). Atau memiliki problem yang lebih besar lagi sedangkan di suatu daerah tersebut butuh bilal untuk menyelesaikan fardhu kifayah maka kami akan terjun untuk membantu," kata Ustadz Zakaria.

Diakui Zakaria, tujuan utama mendirikan Tafahum supaya setiap anak dapat menyelesaikan fardhu kifayah kepada kedua orngtuanya bila dipanggil Allah Swt. Sementara tujuan umumnya untuk membantu masyarakat.

"Kalau memang diperlukan kita siap menangani masalah fardhu kifayah, karena ini ilmu langka yang jarang disentuh oleh para remaja," katanya. (*)

Penulis
: Yogie Suwanda
Editor
: Donna Hutagalung
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com