Tahun Ini, Target Peremajaan Sawit Rakyat 1.000 Hektare di Asahan

* Bupati Asahan Hadiri Acara Tanam Perdana

181 view
FotoSIB/Mangihut Simamora
TANAM : Bupati Asahan H Surya BSC, di dampingi Wakil Bupati Taufik Zainal Abiidin di saksikan petiggi PT BSP TBK melakukan tanam bibit sawit dalam acara PSR di Desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane , Senin (19/4).
Asahan (SIB)
Bupati Asahan H Surya BSc menghadiri acara tanam perdana peremajaan sawit rakyat (PSR) kemitraan PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP) TBK dengan Gapoktan Sinar Lestari di Dusun IV Desa Sionggang Kecamatan Buntu Pane, Senin (19/4).

Dalam arahannya Surya mengatakan, Pemkab Asahan berkomitmen melaksanakan upaya peningkatan produksi kelapa sawit. Upaya produksi masih dihadapkan pada berbagai faktor penghambat, di antaranya usia kelapa sawit yang sudah memasuki replanting, bibit yang tidak bersertifikat serta pola budidaya kelapa sawit yang belum memenuhi syarat standar perkebunan kelapa sawit.

Lanjut Surya, salah satu upaya peningkatan produksi tersebut diharapkan dapat diatasi melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR) tetapi, program PSR banyak tantangan dan membutuhkan kesabaran serta perjuangan bagi para petani sawit, namun jika dilaksanakan dengan kerjasama oleh semua pihak khususnya perusahaan perkebunan yang ada di Asahan dengan masyarakat melalui kelembagaan tani maka akan dirasakan hasil yang lebih baik.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan program PSR ini dengan baik, karena dapat meningkatkan perekonomian petani ,” pesannya.

Pada kesempatan ini, Regional I Head PT BSP Ir Edison Sembiring dalam sambutannya mengatakan bahwa PT BSP akan berkontribusi nyata dalam meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat di sekitar wilayah operasional mereka. Kerjasama itu tentunya dengan dukungan dari Pemkab Asahan melalui Dinas Pertanian.

Disebutkannya, PT BSP mengajak para kelompok tani di Kabupaten Asahan untuk saling bahu-membahu dalam peningkatan produksi kelapa sawit melalui pola kemitraan. “Setelah tanam pertama, maka kita memberikan bimbingan teknis. Kita tetap akan mendampingi petani dalam pelaksanaan program PSR tersebut. Jika ini berjalan baik, maka akan menghasilkan panen sawit 39 ton perhektar pertahun,” katanya.

Edison menyebutkan, program PSR yang dilaksanakan merupakan program perdana dan ini sesuai amanat undang-undang. Karenanya program akan berkelanjutan di daerah di mana lahan PT BSP berada. “Untuk tahun 2021, targetnya adalah 4.000 hektare sesuai 20 persen dari luas HGU PT BSP,” ucapnya.

Sementara Kadis Pertanian Asahan Ir Oktoni Eryanto dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat di Asahan sudah dilaksanakan dari tahun 2020 sampai dengan tahun ini. Diterangkannya, untuk tahun 2021 Dinas Pertanian Asahan memperoleh target seluas 1.000 hektare. Lokasi PSRnya berada 9 kecamatan yaitu Kecamatan Sei Kepayang seluas 130 hektare, Sei Kepayang Barat seluas 65 hektare, Kecamatan Simpang Empat 75 hektare, Kecamatan Aek Songsongan 80 hektare, Kecamatan Bandar Pulau 230 hektare, Kecamatan Tinggi Raja 70 hektare, Kecamatan Tanjung Balai 80 hektare, Kecamatan Buntu Pane seluas 100 hektare dan Kecamatan Bandar Pasir Mandoge seluas 270 hektare yang diikuti oleh 3 Gapoktan dan 9 kelompok tani.

Tampak hadir, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Direktur ASD PT BSP dan Pimpinan PT BSP Ir Sumantri, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Camat se Kabupaten Asahan, Kepala Desa se Kecamatan Buntu Pane, Ketua Gapoktan dan tamu undangan lainnya.(SS17/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com