Tambang Emas Martabe Beri Kontribusi Rp 1,24 T Bagi PDRB Tapsel


255 view
Tambang Emas Martabe Beri Kontribusi Rp 1,24 T Bagi PDRB Tapsel
SIB/Sarliman Manurung, SH
SEMINAR: Wakil Bupati Tapsel Ir Aswin Efendi Siregar MM (duduk 3 kiri), seluruh narasumber, jajaran SKPD Pemkab Tapsel, perwakilan manajemen PT AR dan undangan foto bersama usai Seminar Analisis Dampak Ekonomi dan Fiskal PT AR, Selasa (21/2), di Hotel Meg
Padangsidimpuan (SIB) -Sepanjang tahun 2010-2015, PT Agincourt Resources (AR), sebagai pengelola Tambang Emas Martabe berkontribusi terhadap penciptaan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Tapsel sebesar Rp. 1,24 T, dan Sumut sebesar Rp. 4,7 T. Hal tersebut terungkap dalam Seminar Analisis Dampak Ekonomi dan Fiskal PT AR di Hotel Mega Permata Padangsidimpuan, Selasa (21/2), sesuai hasil Laporan Akhir Analisis Dampak Ekonomi dan Fiskal Tambang Emas Martabe oleh LPEM-FEBUI (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia).

Dalam seminar yang dibuka Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM dan dihadiri perwakilan BKPM pusat, Pemkab Tapsel, akademisi, perwakilan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia, NGO/LSM, organisasi masyarakat dan media, Dr. Widyono Soetjipto pemimpin studi mengatakan penelitian menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dimana analisis dampak ekonomi makro dilakukan menggunakan metode Input-Output (I/O), sedangkan analisis dampak fiskal dilakukan menggunakan model fiskal LPEM-FEBUI. Untuk dampak mikro di tingkat desa dilakukan menggunakan data primer dari survei lapangan.

"Survei lapangan LPEM -FEBUI bekerjasama dengan FEB -USU tahun 2015 dilakukan terhadap kondisi sosial-ekonomi di 10 desa lingkar tambang. Dari data demografi menunjukkan Desa Sumuran memiliki populasi yang terbesar, Desa Aek Pining memiliki jumlah rumah tangga yang besar dan Desa Telo memiliki jumlah populasi terbesar di usia produktif. Lebih dari separuh jumlah responden atau 56 persen warga di sekitar lingkar tambang memiliki rumah pribadi, sementara tingkat partisipasi pendidikan di level SD, SMP, dan SMA mencapai 90 persen,"ungkapnya.

Menurut Dr Widyono, PT AR berkontribusi terhadap pendapatan rumah tangga di Tapsel sekitar Rp 66 M/tahun, menciptakan peluang lapangan pekerjaan sekitar 2.211 orang-tahun, kontribusi fiskal PT AR terhadap Kabupaten Tapsel pada periode produksi 2012-2015 mencapai Rp 61 M. Selain kontribusi di bidang ekonomi dan fiskal, tambang emas Martabe berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, pelatihan dan pengembangan kapasitas petani, kaum perempuan dan pemuda remaja serta  pembangunan infrastruktur di 15 desa lingkar tambang untuk meningkatkan akses dan kualitas kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur PT AR Tim Duffy mengatakan, hasil studi ini memberikan data-data terukur yang menunjukkan tambang emas Martabe memberikan kontribusi substansial terhadap laju perekonomian di Kabupaten Tapsel dan Sumut, sekaligus menegaskan pandangan bahwa produksi dan penciptaan lapangan pekerjaan yang meningkatkan pendapatan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Tambang emas Martabe terus mengimplementasikan komitmen keberlanjutan untuk sukses mengelola beragam pencapaian, dan  memastikan keberadaan tambang memberikan manfaat sosial positif jangka panjang bagi para pemangku kepentingan setempat hingga bertahun-tahun ke depan,"ujarnya. (E-07/d)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com