Tekan Penyebaran Covid-19, Pemko Medan Terus Gencar Lakukan Testing dan Tracing


138 view
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemko Medan Terus Gencar Lakukan Testing dan Tracing
(Foto: Dok/Diskominfo Medan)
Rapat Bersama: Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution (dua dari kanan) mengikuti rapat bersama unsur Forkopimda Kota Medan di Makodim 0201/BS Medan, Kamis (26/8). 
Medan (SIB)
Pemko Medan terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 di Kota Medan, salah satunya dengan gencar melakukan testing dan tracing. Bagi warga terkonfirmasi positif akan ditempatkan di lokasi isolasi terpusat (Isoter) yang telah disediakan oleh Pemko Medan. Hal itu diungkapkan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dalam rapat bersama unsur Forkopimda Kota Medan di Makodim 0201/BS Medan, Kamis (26/8).

Rapat tersebut diikuti Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP R Dayan, dan Plt Kadis Kesehatan Kota Medan dr Mardohar.

Dikatakan Wali Kota, saat ini restoran dan pusat perbelanjaan seperti mall sudah diperbolehkan beroprasi, namun untuk menghindari terjadinya lonjakan penularan perlu dilakukan antisipasi dan penerapan Prokes secara ketat.

"Sampai sekarang penularan masih cukup tinggi, jadi perlu kita antisipasi agar tidak semakin melonjak," katanya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya terus meningkatkan testing dan tracing khususnya di kecamatan yang berzona merah. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19, lanjutnya, akan langsung ditempatkan di lokasi Isoter yang telah disediakan guna menghindari penyebaran Covid-19 semakin meluas. Diakui, dirinya juga akan memerintahkan camat untuk mendata warganya yang terkonfirmasi, agar langsung ditempatkan di lokasi Isoter.

"Testing dan tracing akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan, kita juga bekerja-sama dengan Kodim dan Polres untuk melakukan testing dan tracing agar berjalan dengan optimal. Bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 akan ditempatkan di lokasi Isoter supaya menghindari penyebaran virus dan memudahkan petugas memantau kesehatan pasien," jelasnya.

Untuk mendukung testing dan tracing tersebut, pihaknya akan menambah jumlah petugas dan menjalin kerjasama dengan berbagai laboratorium rumahsakit yang ada di Kota Medan untuk mempercepat hasil tes PCR keluar. Sedangkan terkait vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Pemko Medan, terangnya, jumlahnya sudah mencapaikan 17,73 persen. Jumlah tersebut diluar dari jumlah vaksinasi yang dilakukan TNI dan Polri.

"Sampai dengan dosis kedua, jumlah vaksinasi yang kami lakukan sudah mencapai 17.73 persen, itu belum ditambah jumlah vaksinasi yang dilakukan TNI dan Polri, jadi nanti akan kami gabungkan seluruh datanya agar diketahui berapa capaian vaksinasi untuk kota Medan," paparnya.

Sementara Dandim 0201/BS, kolonel Inf Agus Setiandar mengaku, pihaknya siap mendukung testing dan tracing yang dilakukan Pemko Medan. Dirinya juga akan melaporkan ke Pangdam I/BB untuk meminta tambahan personil dan menggunakan laboratorium milik RS Putri Hijau sebagai tempat pemeriksaan tes PCR.

"Kami siap membantu Pemko Medan dan ini akan dilaporkan ke Panglima," katanya.

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, pihak terus melakukan pindakan terhadap pelanggar PPKM di kota Medan. Bahkan, dirinya mengklaim penindakan yang dilakukan Polrestabes Medan merupakan tertinggi di Indonesia.

"Dalam satu bulan kita bisa melakukan tindakan sampai lima ribu orang dan itu merupakan yang tertinggi di Indonesia, artinya bukan berarti tingkat kesadaran masyarakatnya rendah tetapi karena keaktifan anggota di lapangan sangat tinggi," jelasnya. (A16/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com