Teken Pakta Integritas 5 Paslon Bupati-Wakil Bupati Labuhanbatu Janji Tidak Lakukan Politik Uang


343 view
Teken Pakta Integritas 5 Paslon Bupati-Wakil Bupati Labuhanbatu Janji Tidak Lakukan Politik Uang
Foto: Dok/Gunawan
TEKEN PAKTA INTEGRITAS: Ketua KPU Kabupaten Labuhanbatu Wahyudi, komisioner KPU, Pjs Bupati diwakili Sarimpunan Ritonga menyaksikan Paslon bupati-wakil bupati, Suhari Pane-Irwan Indra menandatangani pakta integritas yang juga disaksikan KPK secara virtual, Selasa (27/10), di Aula Kantor KPU, Jalan WR Supratman Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Lima pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Kabupaten Labuhanbatu, menandatangani 9 poin pakta integritas, Selasa (27/10), di Aula Kantor KPU Jalan WR Supratman Rantauprapat. Lima Paslon itu adalah (1) dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Idlinsah Harahap MH, (2) dr H Erik Adtrada Ritonga-Hj Ellya Rosa Siregar, (3) Andi Suhaimi-Faizal Amri, (4) Abdul Roni Harahap-Ahmad Jais Rambe dan (5) Suhari Pane SIP-Irwan Indra.

"Penandatanganan pakta integritas itu sebagai komitmen melakukan Pilkada yang jujur dan berintegritas untuk mewujudkan pimpinan daerah yang berkualitas melalui Pilkada," kata Ketua KPU Labuhanbatu, Wahyudi didampingi komisioner M Rifai Harahap, M Syafril, Zappar Siddik Pohan dan Raja Gompulon Rambe.

Dia menyebut, proses penandatanganan 9 poin pakta integritas disaksikan komisioner KPU, Pjs Bupati Labuhanbatu diwakili Asisten Pemerintahan Sarimpunan Ritonga, Bawadli dan komisioner KPK, Lili Pintauli Siregar SH melalui media dalam jaringan (daring) atau secara virtual.

Wahyudi menjelaskan, 9 poin pakta integritas tersebut, Paslon berjanji tidak akan melakukan tindak pidana korupsi, tidak akan melakukan politik uang dalam Pilkada, turut mendukung upaya pendidikan antikorupsi, penindakan dan pencegahan korupsi.

"Kemudian, selalu patuh dan taat terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan menolak gratifikasi, membuat visi dan misi program yang mencerminkan semangat antikorupsi, peduli kepada pemilih, merakyat dan berpihak pada keadilan," ungkap Wahyudi.

Selanjutnya, menghindari konflik kepentingan, seperti kolusi dan nepotisme. Paslon harus bergaya hidup sederhana, melayani dan selesai dengan dirinya serta berani dan bertanggungjawab dalam setiap keputusan demi tegaknya integritas.

"Poin yang ada di pakta integritas yang ditantangani Paslon, merupakan komitmen atau janji akan melakukan tindakan maupun kebijakan sesuai dengan regulasi, peraturan perundang-undangan tata kelola pemerintahan," tegasnya.

Menurutnya, jika melihat poin per poin, maka pakta integritas yang diteken masing-masing Paslon akan membawa pada perbuatan baik yang sesuai dengan aturan. (BR6/c)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com