Terkonfirmasi Kasus Covid-19 di Medan Capai 400 Kasus Perhari

* Wali Kota Bakal Tes Antigen Bagi Pelanggar Prokes

313 view
Terkonfirmasi Kasus Covid-19 di Medan Capai 400 Kasus Perhari
(Foto: KORAN SINDO)
Petugas saat melaksanakan vaksin Covid-19 bagi masyarakat.

Medan (SIB)

Saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan diketahui meningkat hingga 400 kasus perhari, sebelumnya diketahui berada di angka 60 hingga 80. Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dalam Rapat Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level 4 yang diikuti secara virtual dari Rumah Dinas Wali Kota Medan, Sabtu (31/7).


Dikatakan Bobby dalam rapat yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartato itu, peningkatan tersebut berbanding lurus dengan testing yang dilakukan Pemko Medan. Dari 2900 testing per hari yang dilakukan selama ini, tercatat telah meningkat menjadi di atas 3000 dengan targer 4000 testing perhari.


Dijelaskan, meningkatnya kasus positif Covid-19 diikuti dengan peningkatan BOR. Saat ini, akunya, jumlah BOR di Kota Medan sudah mencapai 73 persen. Dengan kebutuhan lebih dari 8.000 jumlah tempat tidur yang ada di Kota Medan, baru 28% tempat tidur khusus pasien Covid-19.


"Kami terus meminta seluruh rumah sakit di Medan agar menyediakan tempat tidur khusus Covid-19 sebanyak 30 persen dari jumlah tempat tidur yang ada,” ungkapnya.


Ditambahkan, Pemko juga telah menyediakan tempat isolasi terpusat dengan jumlah tempat tidur sebanyak 5.000 lebih, yang difokuskan untuk lingkungan yang saat ini masih berada di dalam zona merah.


“Dari 2.001 lingkungan, ada lima lingkungan yang zona merah dan 7 lainnya masih berada di zona oranye selama sebulam terakhir. Maka, Pemko Medan mewajibkan lingkungan tersebut untuk diisolasi serta meminta warga yang berstatus OTG untuk menjalani isolasi, mengingat mereka masih bebas sehingga rawan pernyebarannya," katanya.


Bakal Tes Antigen

Sementara itu, Bobby meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan kasus Covid-19 mengingat tingginya tingkat keterisian tempat tidur. Bobby mengatakan akan melakukan tes antigen setiap pelanggar protokol kesehatan pada masa PPKM Level 4.


"Jika ditemukan warga yang melanggar protokol kesehatan maka kami akan memberikan hukuman swab antigen," kata Bobby, Minggu (1/8).


Pemkot Medan saat ini masih memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM ) level 4. Selama PPKM level 4, Pemkot Medan memperbolehkan pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) menerima pengunjung makan di tempat dengan batasan waktu 20 menit. Dia juga akan mengurangi jumlah titik penyekatan. Pada PPKM darurat ada sekitar 40 titik penyekatan di Kota Medan.


"Setelah berkonsultasi dengan Forkopimda, kami berencana mengurangi jumlah titik penyekatan dan digantikan dengan mendatangi langsung tempat pelaku usaha maupun tempat aktivitas warga," katanya. (Rel/A16/CNNI/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com