Terpapar Covid-19, Seorang Nakes RSUD Sultan Sulaiman Sergai Meninggal Dunia


193 view
Terpapar Covid-19, Seorang Nakes RSUD Sultan Sulaiman Sergai Meninggal Dunia
Foto: Dok/RSUD Sultan Sulaiman
LEPAS: Direktur RSUD Sultan Sulaiman Sergai, dr Nanda Satria Hasrimy (kiri) beserta jajaran melepas keberangkatan jenazah MH, tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar Covid-19, Rabu (28/7/2021).
Sergai (harianSIB.com)

Seorang tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman Serdangbedagai (Sergai), berinsial MH (45), meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, Rabu (28/7/2021), sekira pukul 12.00 WIB, di ruang isolasi Covid-19 RSUD Sultan Sulaiman.

MH diketahui sebelumnya sudah menjalani perawatan setelah dinyatakan positif Covid-19 sejak 25 Juli 2021. Meninggalnya MH membuat sejumlah sejawat satu profesinya tidak bisa menahan tangis saat melepas jenazah almarhumah.

Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr Nanda Satria Hasrimy saat dikonfirmasi, Rabu (28/7/2021), melalui aplikasi pesan mengatakan almarhumah sudah 13 tahun sejak tahun 2008 bekerja sebagai tenaga perawat (honorer) di ruangan.

Nanda menjelaskan almarhumah terakhir masuk kerja di rumah sakit pada Jumat 23 Juli 2021, dengan kondisi sudah sakit dan demam.

"Karena tanggungjawab dan dedikasinya pada rumah sakit dan kerjaannya, beliau tetap bekerja. Pada Sabtu kemarin, ia berobat di rumah sakit dan hasil medisnya dinyatakan positif Covid-19," ujar Nanda.

Sementara itu, tambah Nanda, sebelumnya MH masih bekerja seperti biasanya. Namun pada t 25 Juli 2021, almarhumah jatuh sakit dan dirawat di RSUD Sultan Sulaiman.

"Usai dilakukan pemeriksaan secara medis dengan Swab Antigen, MH dinyatakan terpapar Covid-19. Untuk pengebumiannya dilakukan secara protokol kesehatan," ujar Nanda.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan kerja, lanjut Nanda, pihaknya telah melakukan tracing ke teman kerja dengan Swab Antigen dan dilanjutkan dengan PCR. Selain itu, juga memberikan vitamin ke seluruh tenaga kesehatan

"Bagi tenaga kesehatan yang Swab Antigennya positif, dilakukan PCR dan wajib isolasi mandiri sampai hasil PCR keluar," kata Nanda. (*)

Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com