Tingkatkan Kualitas Layanan, UHN Medan dan Ombudsman RI Jalin Kerjasama


161 view
(Foto : Dok/UHN/f)
Teken MoU : Rektor UHN Dr Haposan Siallagan SH MH (kanan) dan anggota Ombudsman RI Dadan S Suharmawijaya usai menandatangani MoU, Selasa (27/4). 
Medan (SIB) -Dalam rangka Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menjalin kerja sama dengan Ombudsman Republik Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan, Selasa (27/4) oleh Rektor UHN Dr Haposan Siallagan SH MH dan Anggota Ombudsman RI Dadan S Suharmawijaya.

Acara juga dihadiri Wakil Rektor I-IV masing-masing Dr Richard AM ST MT, Wakil Rektor II Drs Rusliaman Siahaan MM, Wakil Rektor III Dr Ir Sindak Hutauruk MSEE, Wakil Rektor IV Drs Samse Pandiangan MSc PhD. Juga hadir Kepala Biro Humas dan Kerjasama Dr Mian Siahaan MM, Para Dekan dan Ketua Lembaga. Sedangkan dari Ombudsman RI hadir Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Utara Abyadi Siregar, Koordinator Kerjasama Ombudsman RI Gunawan Irwin Siallagan, Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Edward Silaban, James Panggabean dan Florencia Sipayung.

Rektor UHN Medan Dr Haposan Siallagan SH MH dalam sambutannya menjelaskan, kehadiran Ombudsman di kampus ini selalu mengingatkan tentang pentingnya pelayanan publik yang baik dengan mendekatkan diri kepada masyarakat. UHN Medan juga tetap berjuang meningkatkan kualitas layanan. "Semua kegiatan pelayanan agar dijaga integritasnya, responsibility dan equitynya supaya lebih baik ke depan. Kita harus membangun pemahaman kalau bisa dipermudah kenapa harus diperlama. Jangan senang melihat orang susah. Ini yang harus dibenahi. Ini medan Bung harus kita ubah menjadi Ini baru Medan," ujar Haposan.

Dia mengatakan kerjasama ini juga membuka kesempatan kepada UHN Medan untuk mengimplementasikan Program Mendikbud yaitu Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. "Mahasiswa dan alumni selalu ikut pelatihan yang dilaksanakan Ombudsman. Mari kita buat di kampus kita ini Pojok Ombudsman atau Pojok Pengawas Pelayanan Publik. Kami juga berharap melalui kerjasama ini, mari kita ciptakan agen-agen Ombudsman di kampus ini," lanjutnya.

Anggota Ombudsman RI Dadan S Suharmawijaya menjelaskan selaku pengawas pelayanan publik tentu butuh bersinergi dengan berbagai kalangan dalam rangka pengawasan terhadap institusi-institusi pelayanan publik baik pemerintah maupun swasta. "Di sisi lain Ombudsman punya keterbatasan baik itu sarana prasarana maupun sumber daya manusia. Hal inilah yang membuat kita perlu bersinergi dengan banyak pihak termasuk salah satunya yang paling penting adalah dengan Perguruan Tinggi," kata Dadan.

"Universitas HKBP Nommensen merupakan universitas terbesar di Sumatera Utara. Universitas ini kami pandang sebagai mitra yang sangat strategis untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan dan sama-sama mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik. Kami juga selama ini banyak menerima mahasiswa-mahasiswa magang, kami juga membutuhkan sahabat Ombudsman "Kedan" Ombudsman. Semakin berlanjut dan erat lagi," ujarnya lagi. (Rel/R4/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com