Tokoh Kecamatan Silaen Minta Pemkab Toba Berikan Bibit Jagung yang Bagus


321 view
Tokoh Kecamatan Silaen Minta Pemkab Toba Berikan Bibit Jagung yang Bagus
Foto: Ist/harianSIB.com
Ilustrasi bibit jagung.

Toba (SIB)

Perwakilan tokoh masyarakat Kecamatan Silaen, Arifin Silaen, minta kepada Pemerintah Kabupaten Toba, untuk memberikan bibit jagung yang bagus kepada masyarakat. Pasalnya, bibit jagung yang diberikan oleh pemerintah daerah beberapa waktu yang lalu kurang bagus, sehingga hasilnya kurang bisa dinikmati masyarakat.


Hal itu disampaikan Arifin Silaen perwakilan Kecamatan Silaen pada saat pelaksanaan konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Toba tahun 2023 yang berlangsung di Balai Data Kantor Bupati Toba pada, Kamis (24/2) yang lalu.


Pada sesi tanya jawab sekaligus pemberian tanggapan atau masukan yang dipandu oleh Darwin Sianipar Staf Ahli Bupati Toba, serta dihadiri Bupati Toba Poltak Sitorus dan Plh Sekretaris Daerah Toba Augus Sitorus, Arifin Silaen menyebutkan, bibit jagung yang dipasarkan oleh pedagang-pedagang merek pionir juga produk yang berbeda hasilnya lebih bagus.


Dikatakannya, pemberian bibit jagung jangan hendaknya pada kuantitas akan tetapi pada kualitas. "Karena itu kita bukan mencari kwantitas, tapi yang kita cari adalah kualitas," sebutnya.


Dalam hal peningkatan hasil pertanian, lanjutnya, pemerintah daerah jangan hanya memberikan bibit jagung saja. Tetapi perlu penyuluh-penyuluh pertanian turun langsung ke lapangan. "Apakah jagungnya sudah ditanam atau tidak. Apakah sudah sesuai musim penanaman jagung. Karena kadang-kadang kita menanam jagung 2 Minggu tidak turun hujan setelah ditanam," ungkapnya.


Selain menyampaikan masalah bibit jagung, perwakilan Kecamatan Silaen ini juga minta terkait harga pupuk yang begitu mahal. Dia minta bagaimana Pemerintah Kabupaten Toba menetralisir atau menurunkan harga pupuk tersebut.


Bupati Toba Poltak Sitorus pada kesempatan itu mengatakan, agar petani mengikuti apa yang diarahkan oleh PPL. Karena menurut Poltak, dibeberapa daerah hasilnya cukup berhasil. Ada yang hasilnya sampai 10,7 ton per hektar. Bahkan jika dikalkulasi, hasilnya 6,72 ton perhektarenya.


Poltak mengklaim, bahwa program yang dilakukannya berhasil. Seperti halnya di kampung halamannya di daerah Parsambilan Desa Cinta Dame, ada yang menanam jagung dapat sepedamotor hasil dari bertanam jagung. (G1/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com