Truk Masuk Kota, DPRD Labuhanbatu Minta Dishub Jangan Tutup Mata


287 view
Truk Masuk Kota, DPRD Labuhanbatu Minta Dishub Jangan Tutup Mata
Foto: Dok/Andy
MACET : Truk sedang melintas saat 1 unit truk bongkar muat di pinggir Jalan Siringoringo Rantauprapat, sehingga mempersempit jalur arus lalulintas dan menimbulkan kemacetan hingga meresahkan masyarakat, Kamis (25/2).
Rantauprapat (SIB)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan meminta Dinas Perhubungan (Dishub) melarang truk masuk Kota Rantauprapat, karena dikhawatirkan semakin memperparah kerusakan jalan. Selain itu, truk juga mengakibatkan kemacetan arus lalulintas, sehingga merugikan masyarakat banyak dan pengguna jalan.

“Kita meminta pihak Dishub melarang truk masuk kota, karena itu jelas merugikan negara, karena mengakibatkan kerusakan jalanan dan menimbulkan kemacetan, sehingga berdampak bagi masyarakat,” sebut Abdul Karim saat ditemui wartawan terkait masuknya truk dalam kota Rantauprapat, Jumat (26/2).

Menurut Karim, masuknya truk ke Kota Rantauprapat hanya akan menguntungkan pengusaha. Sedangkan jalan rusak karena truk over kapasitas dan pendapatan untuk daerah (PAD) tidak ada.

“Jadi, jangan karena pengusaha itu toke-toke, lalu masyarakat yang harus menanggung dampak kerusakan jalan yang disebabkan truk-truk besar,” ujar Karim.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra itu juga meminta kepada Dishub untuk tidak tutup mata terkait bebasnya truk masuk Kota Rantauprapat.

“Dishub jangan tutup mata hanya mengutamakan kepentingan segelintir orang dari pada masyarakat Labuhanbatu. Kita juga akan serius menangani keluhan masyarakat ini,” katanya.

Secara terpisah, anggota Komisi 4 DPRD Hj Maisyarah menyebut, akan memanggil Kadishub Senin depan untuk rapat dengar pendapat (RDP) terkait bebasnya truk masuk kota yang mengakibatkan dampak buruk bagi masyarakat dan para pengguna jalan.
“Kita Selasa ada rapat paripurna dan Senin kita akan panggil kembali Kadishub untuk RDP,” sebutnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setdakab Fami, menyarankan Dishub mengusulkan peraturan daerah terkait pelarangan truk masuk kota Rantauprapat, sehingga Dishub dapat bertindak tegas menertibkan truk-truk yang masuk kota karena menimbulkan kemacetan. (BR6/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com