UMK Labusel Diusulkan Naik Rp7.000 ke Gubernur


98 view
UMK Labusel Diusulkan Naik Rp7.000 ke Gubernur
Internet
Upah Minimum Kabupaten (UMK)
Kotapinang (SIB)
Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diusulkan naik Rp7 ribu.
Usulan kenaikan UMK tersebut berdasarkan hasil Rapt Dewan Pengupahan Kabupaten Labusel yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja Pemkab Labusel, Senin (22/11). Rapat tersebut diikuti unsur pengusaha, serikat pekerja, dan pemerintah.

Pada hari yang sama telah ditandangani Wakil Bupati Kabupaten Labusel, H Ahmad Fadli Tanjung. Usulan tersebut pun telah diajukan ke Pemprov Sumut dan hanya tinggal menunggu pengesahannya saja.

Bila usulan itu mulus disetujui oleh Gubernur, maka UMK 2022 Kabupaten Labusel akan menjadi Rp2.938.260,1. Nominal itu mengalami kenaikan sekira 1,09 persen dari UMK tahun 2021, yakni Rp2.931.260.

“Alhamdulillah UMK sudah disepakati dan sudah disampaikan ke Gubernur, sebab UMK paling lambat 30 November harus sudah sampai di Gubernur. Sekarang , tidak ada lagi UMSK,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Labusel, Sutrisno, SH kepada wartawan, Rabu (24/11).

Sutrisno mengatakan, UMK yang diusulkan dapat mengakomodir keinginan semua pihak. Dia pun mengharapkan, dengan UMK tersebut dapat meningkatkan produktifitas pekerja dan tidak mengganggu iklim usaha di Kabupaten Labusel.

“Usulan tersebut berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja. Semoga UMK ini dapat meningkatkan produktifitas pekerja,” katanya. (SS18/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com