Uang Muka Sudah Cair 50 Persen, Pembelian Pipa Baja untuk BPBD Dairi Gagal


289 view
Uang Muka Sudah Cair 50 Persen, Pembelian Pipa Baja untuk BPBD Dairi Gagal
Rudy Sitanggang/Sumut Pos.
Kantor BPBD Kabupaten Dairi.
Sidikalang (SIB)
Pengadaan pipa-pipa baja dengan nilai pagu Rp 188,8 juta lebih di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi gagal meskipun uang muka sudah dicairkan sebesar 50 persen.
Informasi yang diperoleh wartawan, kegiatan pembelian pipa-pipa baja tersebut diduga sesuai arahan oleh oknum di BPBD Dairi kepada rekanan.
Pejabat Pembuat Komitmen Pembelian Pipa-Pipa Baja, Marulak Simangunsong, Kamis (18/1) di kantor BPBD Dairi mengatakan, rekanan kegiatan itu adalah CV TM yang tidak melaksanakan kegiatan sesuai kontrak sehingga dilakukan pemutusan kontrak kerja untuk pembelian pipa-pipa baja.
Menurutnya Direktur CV TM yang menandatangani kontrak berinisial SHM. Marulak membantah bahwa kegiatan itu sebagai arahan kepada rekanan. Kegiatan itu katanya non tender atau sistem pemilihan langsung dan pejabat pengadaan sudah melakukan seleksi.
Pembelian pipa- pipa baja dengan pagu Rp 188,8 juta lebih, terpaksa putus kontrak karena rekanan tidak sanggup menyediakan barang yang diharapkan sesuai kontrak. Diakuinya, putus kontrak dilakukan setelah uang muka sudah dicairkan 50 persen atau sebesar Rp 94,4 juta.
Penandatanganan kontrak dengan CV TM dilakukan 19 Nopember 2023 dan berakhir 20 Desember. Namun, setelah masa pekerjaan berakhir, barang yang diharapkan tidak dapat disediakan rekanan. Meski demikian, pihaknya memberikan perpanjangan waktu hingga 26 Desember 2023, tetapi barangnya tidak ada juga. Setelah diberikan surat teguran, rekanan mengaku tidak sanggup mengadakan barang yang diminta.
Karena putus kontrak, perusahaan diberikan sanksi dengan dimasukkan dalam daftar hitam atau blacklist selama 1 tahun. Kemudian, terkait uang muka yang sudah dicairkan ke rekening rekanan, katanya sudah dijamin asuransi yaitu PT Asuransi Umum Videi Cabang Medan.
“Pengembalian uang muka itu akan dilakukan pihak asuransi. Sekarang pengembalian uang muka itu sudah berproses. Kita sudah memberikan dokumen-dokumen kepada pihak asuransi, agar uang muka yang sudah dikirim dibayarkan pihak penjamin ke kas Pemkab Dairi," ucapnya.
Sementara itu, batalnya pembelian pipa-pipa baja itu, berdampak untuk stok di BPBD Dairi. Pipa-pipa baja itu digunakan untuk penanganan darurat jika terjadi bencana.(**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com