Umar Zunaidi Hasibuan : Masyarakat Harus Diberi Air Minum yang Layak


206 view
Umar Zunaidi Hasibuan : Masyarakat Harus Diberi Air Minum yang Layak
(Foto doc/Dinas Kominfo Tebingtinggi)
PAPARKAN : Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat memaparkan kondisi air minum di Tebingtinggi pada Rapat Pembahasan Laporan Final Feasibility Study Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencananaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) SERITI Indonesia Barat Provinsi Sumatra Utara, Jumat (25/3/2022) di Ballroom Four Points, Jalan Sei Sikambing, Medan. 

Tebingtinggi (HarianSIB.com)

Peluang konsumen layanan air minum masih cukup tinggi. Banyak masyarakat yang membutuhkan air minum bersih dan layak.


"Pelayanan air minum yang layak bagi masyarakat merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan," kata Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri Rapat Pembahasan Laporan Final Feasibility Study Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencananaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) SERITI Indonesia Barat Provinsi Sumatra Utara, Jumat (25/3/2022) di Ballroom Four Points, Jalan Sei Sikambing, Medan.


Hadir dalam rapat tersebut, Asisten pemerintahan Bambang Sudaryono, Kadis Kominfo Dedi parulian Siagian, Kadis PU Reza Aghista, Kadis Lingkungan Hidup M. Hasbie Hasidiqi, Kabag Hukum Masita, Bapedda dan Dirut PDAM Tebingtinggi.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Air Minum yang terus bergerak mewujudkan SPAM SERITI ini sebagai bahagian yang akan diwujudkan di Provinsi Sumatera Utara. Sesudah SPAM Medan, Binjai dan Deli Serdang (MEBIDANG).

Menurut Umar, Kota Tebingtinggi dengan Serdangbedagai adalah ibarat sebuah mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain, karena Tebingtinggi dikelilingi Serdangbedagai, dimana sekitar 50 ribu warga Serdangbedagai pada hakekatnya ke Tebing Tinggi.


"Kami menyatakan penyediaan air minum untuk masyarakat Tebingtinggi dan Serdangbedagai ini adalah merupakan sebuah keharusan yang kita lakukan. Kami ingin menyatakan di Tebingtinggi saja pun dari 175 ribu penduduknya, baru sekitar 58 persen yang terlayani air minumnya. Maka masih terbuka peluang 42 persen lagi yang bisa menjadi konsumen jika SERITI ini benar-benar terwujud dan dijalankan," jelas Umar.


Lanjut Umar, ditambah dengan Serdangbedagai yang beberapa tempat hanya dibatasi pohon dan lalang dengan daerah Tebingtinggi. Jadi sudah sangat tepat bahwa program SPAM SERITI ini harus kita wujudkan dan segera direalisasikan.


"Kami ingin menggambarkan bahwa air minum adalah sebuah persyaratan dari layanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk dengan listrik, jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya. Maka kewajiban bagi kitalah untuk menyediakan air minum bagi masyarakat, agar masyarakat bisa menikmati rasa merdeka," ungkapnya.


Sebelumnya, Dirjen Cipta Karya Direktorat Air Minum melalui Kasubdit Perencanaan Teknis, Dades Prinandes menyampaikan ada beberapa kebijakan dan strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mewujudkan pencapaian akses 100 persen air minum layak ditahun 2024.


Terkait dengan penyelenggaraannya, kita masih dihadapkan dengan isu strategis disektor air minum. Selain cakupan pelayanan air minum yang layak ada beberapa isu yang menjadi perhatian, diantaranya keterbatasan air baku, baik keterbatasan secara kualitas maupun kuantitas dan kontiniunitas, katanya.


Kemudian terkait dengan penyelenggaraan SPAM, dalam hal ini pengelolaannya, disini ada kinerja BUMD penyelenggaraan SPAM nya yang masih belum 100 persen sehat. Untuk mencapai 100 persen tersebut masih terdapat 32 persen PDAM yang harus ditingkatkan kinerjanya. Dari kurang sehat menjadi sehat, atau dari sakit menjadi kurang sehat selanjutnya menjadi sehat.


"Rangkaian pembahasan pada hari ini adalah pembahasan laporan yang dituangkan dalam draft nota kesepakatan, yang akan dilanjutkan dengan pembahasan progres penyiapan dokumen lingkungan dan dokumen lainnya. Partisipasi aktif dan masukan dari kita semua diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari dokumen perencanaan SPAM tersebut," ujar Dades Prinandes. (*)

Penulis
: Japet Arki Bangun
Editor
: Wilfred/Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com