Unggah Foto di FB, Arsywedding Diadukan ke Polres Tanjungbalai


3.698 view
Unggah Foto di FB, Arsywedding Diadukan ke Polres Tanjungbalai
Foto: harianSIB.com/Regen Silaban
PERLIHATKAN: Safarudin (33), memperlihatkan surat pengaduan Dumas ke Satreskrim Polres Tanjungbalai ketika ditemui harianSIB.com, Rabu (25/5/2022). 

Tanjungbalai (harianSIB.com)

Mengunggah foto di media sosial, pemilik akun Facebook dengan nama Arsywedding, salah satu penyedia jasa Wedding Organizer (WO) diadukan melalui pengaduan masyarakat (Dumas) ke Satreskrim Polres Tanjungbalai.

"Kami keberatan dengan foto yang menunjukkan wajah kami diunggah di Facebook, serta dengan kata-kata yang menyudutkan kami oleh akun Arsywedding. Kami nilai hal itu telah mencemarkan nama baik keluarga kami.

Untuk mencari keadilan dan kepastian hukum, saya telah membuat Dumas ke Polres Tanjungbalai pada tanggal (21/5/2022) lalu," kata Safarudin (33), perwakilan keluarga yang membuat Dumas ketika ditemui harianSIB.com, Rabu (25/5/2022).

Diceritakannya, konflik antara dirinya dengan penyedia jasa WO itu berawal saat resepsi pernikahan adiknya pada (15/5/2022). Ia mengatakan pihaknya merasa kecewa dengan pelayanan penyedia jasa WO. Sebab, fasilitas perlengkapan untuk pesta dinilai tidak sesuai komitmen yang telah disepakati, sehingga mengakibatkan rasa malu keluarga terhadap tamu undangan yang hadir dalam pesta tersebut.

"Kami sangat malu kepada para tamu undangan atas pelayanan mereka yang tidak beres. Pada saat malam kenduri saja teratak belum rampung, sementara para undangan telah berdatangan. Selain itu, hingga hari H resepsi juga masih ada pelayanan mereka yang tidak sesuai kesepakatan. Padahal dalam komitmen sebelumnya, segala sesuatu perlengkapan pesta sudah harus rampung sebelum malam kenduri berlangsung," kata Safar.

Atas kekecewaan dan rasa malu yang dirasakan, sambung Safar, dirinya bersama keluarga belum membayarkan biaya perlengkapan fasilitas pesta sesuai nominal yang disepakati sebelumnya.

"Bukan pengakuan rasa bersalah dan permohonan maaf yang kami dapatkan, justru mereka membuat status Facebook dan mengunggah foto yang menunjukkan wajah kami beserta kata-kata yang terkesan menyudutkan kami sebagai pemakai jasa mereka. Padahal mereka sebagai WO yang tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan mereka yang berakibat fatal bagi kami keluarga," katanya.

"Pada intinya, sikap kami yang belum membayarkan semua biaya sesuai nominal, itu karena pelayanan yang kami dapatkan tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya. Kami sebagai pemakai jasa WO sangat kecewa atas pelayanan mereka, tetapi justru nama baik kami yang dicemarkan dengan mengunggah foto-foto di akun Facebook, "pungkasnya.

Menanggapi aduan tersebut, seorang penyidik di Unit II Satreskrim Polres Tanjungbalai yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti aduan Dumas tersebut .

"Berhubung kedua belah pihak saling membuat pengaduan Dumas, direncanakan pada Selasa (31/5/2022), akan dilakukan mediasi antara kedua pihak. Mudah- mudahan ada titik temunya," jawab penyidik menjawab pertanyaan sejumlah wartawan termasuk harianSIB.com. (*)

Penulis
: Regen Silaban
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com