Viral RS Pirngadi Covidkan Bayi, Direktur Sebut Keluarga Pasien Salah Paham


181 view
Foto Dok/Leo Bukit
dr Suryadi Panjaitan MKes SpPD Finasim
Medan (harianSIB.com)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan kembali mendapat tudingan telah menetapkan diagnosis Covid-19 terhadap bayi perempuan bernama Khayra Hanifah Al Maghfirah.

Tudingan yang disampaikan pihak keluarga pasien tersebut viral videonya di media sosial.

Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan dr Suryadi Panjaitan MKes SpPD Finasim mengaku keluarga pasien salah pemahaman mengenai hasil rapid test antigen yang reaktif terhadap bayi tersebut.

"Tidak ada kami mengcovidkan bayi, itu hanya salah pemahaman saja," tegas Suryadi Panjaitan kepada harianSIB.com saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, semula bayi berjenis kelamin perempuan itu akan dilakukan operasi karena mengalami masalah pencernaan. Sesuai prosedur, tindakan operasi medis pada masa pandemi Covid-19 harus dilakukan rapid tes antigen.

"Jadi, bayi itu dilakukan rapid tes antigen karena akan dioperasi. Hasil rapid tes tersebut reaktif, sehingga belum bisa dilakukan operasi," akunya.

Akan tetapi, keluarga pasien tidak yakin dengan hasil rapid tes itu lantaran sebelumnya sempat dilakukan swab test PCR di RS Stella Maris dan hasilnya negatif.

Karena itu, dilakukan kembali rapid tes antigen kedua kalinya dengan hasil negatif. "Kemudian akan dilakukan operasi, tetapi keluarga pasien tidak mau," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia membantah keluhan orang tua bayi batal anaknya dioperasi karena tidak ada selang (infus di saluran pembuluh darah vena).

"Karena terlalu lama menunggu, keluarga pasien akhirnya tidak mau dioperasi. Bukan lantaran selang tidak ada, selang sudah terpasang. Jadi, gak benar tuduhan kepada kami mengcovidkan bayi tersebut," tegasnya lagi.

Disinggung pernyataan Ratu Entok melalui video yang viral di media sosial sebagai reaksi kasus tersebut, Suryadi tak mau menanggapinya.

"Tidak usah dikomentari itu. Masih banyak tugas yang harus dikerjakan di rumah sakit untuk melayani pasien," tutupnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Robert/Eva R Pelawi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com