Wabup: Zona Merah Covid-19 Tidak Ada di Langkat


134 view
Wabup: Zona Merah Covid-19 Tidak Ada di Langkat
Foto Dok/ Kominfo Lkt
Terima Kunjungan : Wakil Bupati  Langkat H Syah Afandin  saat menerima  kunjungan kerja  Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di Ruang Kerja Wakil Bupati Langkat, Stabat, Senin (9/8).
Langkat (SIB)
Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin mengatakan, Pemkab Langkat bersama TNI/ Polri terus menekan penyebaran Covid-19. Sehingga Kabupaten Langkat saat ini masuk level 2 atau zona kuning.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu) di Ruang Kerja Wakil Bupati Langkat, Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (9/8).

Anggota DPRD Sumut yang hadir Komisi D, H.Hanafi dari Fraksi PKS didampingi pengurus DPD PKS Langkat, Harianto. Mereka membahas penanggulangan Covid-19. Turut mendampingi Bupati, Kalakhkar BPBD Langkat H. Irwan Syahri, Plt.Kadis Kesehatan dr.Juliana, Kadis Pariwisata Nur Elly Heriani Rambe, dan Kepala Bappeda Rina Wahyuni Marpaung.

Wabup menjelaskan, salah satu upaya menekan penyebaran Covid yaitu himbauan penerapan prokes di tengah masyarakat, menutup objek wisata, pelarangan acara/hajatan, dan upaya lainnya.

Selain itu, Pemkab Langkat juga telah menyalurkan bantuan sosial berupa sembako untuk warga yang diisolasi, terdiri dari 15 kg beras, 2 papan telur, dan 1 kotak mie instan.

52 Kasus
Wabup juga menyampaikan, ada 52 kasus terkonfirmasi Covid-19 di sejumlah RS di Langkat dan isolasi mandiri 132 kasus. Sedangkan persebaran zonasi kasus konfirmasi terdiri dari zona hijau 1 kecamatan, 14 kelurahan, 232 lingkungan, 185 desa dan 1.767 dusun.

Zona Kuning 21 kecamatan, 23 kelurahan, 48 lingkungan, 54 desa dan 75 dusun. Zona Oranye untuk kecamatan Kuala Desa Raja Tengah dan 2 dusun lainnya. "Sedangkan zona merah tidak ada di Langkat," sebut Wabup.

Sementara total penerimaan vaksin hingga 7 Agustus 2021 sebanyak 113.660 dosis dan jumlah yang sudah divaksin 97.530 dosis. Sedangkan sisa vaksinnya 16.130 dosis akan didistribusikan ke Puskesmas.

"Vaksin masih kurang dari jumlah target sebanyak 67.515 dosis untuk dosis 1 dan 2," terangnya. (A-7/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com