Wabup Deliserdang Sebut SKD CPNS Tak Dipungut Biaya dan Bebas KKN

* 28 Peserta Tak Hadir

165 view
Wabup Deliserdang Sebut SKD CPNS Tak Dipungut Biaya dan Bebas KKN
(Foto dok/Kominfo)
FOTO BERSAMA: Wabup Yusuf Siregar didampingi Sekda Darwin Zein foto bersama Wakil Kepala BKN Supranawa Yusuf dan pejabat lainnya serta peserta SKD CPNS Deliserdang di Medan, Minggu (26/9).
Lubukpakam (SIB)
Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri dan meninjau pelaksanaan pembukaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Deliserdang Tahun 2021 di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Medan, Minggu (26/9).

Dalam sambutannya, Yusuf mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah lulus seleksi administrasi. SKD dengan nilai 40 persen menggunakan Computer Assisted Test (CAT) merupakan tahapan kedua yang dilalui peserta. Terakhir yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan nilai 60 persen.

Wabup berharap kepada seluruh peserta agar benar-benar percaya diri dalam menjalani rangkaian SKD. Pengadaan CPNS Deliserdang didasarkan kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, tidak dipungut biaya apapun dan bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Tidak ada lagi oknum yang mengatasnamakan pemerintah dengan berbagai janji. Tidak ada yang dapat menolong kecuali diri anda sendiri. Saya harapkan peserta harus percaya diri serta yakin saat menjawab soal ujian dan yang terpenting adalah berdoa,” kata Wabup didampingi Sekda Darwin Zein, Asisten III Dedi Maswardi, Kepala BKD Yudi Hilmawan SE MAP dan Kadis Kominfo Dr Miska Gewasari.

Sementara Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf pada kesempatan itu mengatakan bagi yang tidak lulus passing grade jangan patah semangat. Sebab masih ada kesempatan di tempat lain untuk mengikuti seleksi.

Supranawab Yusuf juga mengatakan agar para peserta SKD CPNS 2021 harus percaya diri terhadap kemampuan diri.

Diminta jangan percaya dengan pihak yang menjanjikan kelulusan peserta, dipastikan hal tersebut pasti bohong.

CAT BKN mengedepankan cepat, akuntabel dan transparan sehingga hasil ujian peserta dapat dipantau melalui live streaming di akun youtube official CAT BKN oleh siapapun dan hasil tersebut tidak dapat dimanipulasi.

Informasi dikumpulkan, sebanyak 28 peserta tidak hadir saat mengikuti SKD Deliserdang pada hari pertama. Tercatat sebanyak 2.500 peserta yang akan memperebutkan 61 formasi kesehatan dan 8 formasi teknis untuk mengikuti SKD hingga Sabtu pekan depan di lokasi yang sama.

"Sesuai catatan absensi kita sebanyak 28 peserta tidak hadir ikut SKD dari 300 peserta yang dibagi dua sesi pada hari pertama," kata Kepala BKD Deliserdang melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, Kamaluddin ketika dihubungi.

Dijelaskan Kamal, untuk hari Senin akan dibuka ujian SKD hingga Jumat sebanyak 3 sesi per harinya, dimana satu sesi diikuti 150 peserta. Khusus untuk hari Sabtu pekan depan hanya dilakukan satu sesi saja.

"Untuk nama-nama peserta yang ikut SKD hari pertama hingga Sabtu pekan depan dari 2.500 peserta sudah dibagikan jadwalnya. Jadi peserta yang tidak hadir tanpa pemberitahuan akan gugur secara otomatis. Kecuali peserta sedang isolasi mandiri ada ujian susulan dilaksanakan tetapi harus ada surat rekomendasi dari dokter yang berwewenang dan melapor kepanitia harus H-1," tandas Kamal. (C3/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com