Tinjau Kondisi Pengungsi Banjir di Sergai

Wagub Sumut akan Kaji Normalisasi Sungai Seirampah


243 view
Wagub Sumut akan Kaji Normalisasi Sungai Seirampah
Foto: SIB/Bonny Sembiring
TINJAU: Wagub Sumut Musa Rajekshah didampingi Bupati Sergai H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan serta lainnya saat meninjau kondisi banjir di Kampung Pala Dusun VII Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah, Selasa (16/11). Selain meninjau, Musa Rajekshah juga menyerahkan bantuan bahan pangan dan kebutuhan lainnya kepada para warga korban banjir.
Sergai (SIB)
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengaku akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mengkaji normalisasi Sungai Belutu atau Sungai Seirampah, di Kecamatan Seirampah.

Demikian diungkapkannya sewaktu kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Sergai untuk meninjau kondisi pengungsi banjir di Kampung Pala Dusun VII, Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah, Selasa (16/11).

Didampingi Bupati H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan, Sekdakab HM Faisal Hasrimy beserta Camat Seirampah Rahmat Suhendra Damanik, Wagub yang kerap disapa Ijeck ini menyempatkan diri untuk berinteraksi kepada warga pengungsi korban banjir.

Tak lupa, ia turut pula menyerahkan bantuan ke para korban banjir berupa bahan pangan seperti beras, mi instan, minyak goreng, makanan tambahan anak, terpal serta kebutuhan lainnya.

"Kita akan berkoordinasi dengan BWS atau Kementerian PUPR untuk menyelesaikan masalah banjir di sini yang setiap tahun terus berulang. Kita akan kaji normalisasi Sungai Seirampah ini," ungkap Wagub.

Wagub juga mengakui, kondisi bencana alam kali ini lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya karena cuaca ekstrim yang beberapa hari terakhir kerap terjadi di wilayah Sumut, khususnya di Serdangbedagai.

"Banjir saat ini lebih ekstrim, namun kita harus bersiap. Kita akan melihat langkah apa yang harus diambil agar bencana ini tidak kembali terulang," bebernya.

Musa Rajekshah pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak mendirikan bangunan di bantaran sungai lantaran dapat berdampak buruk terhadap lingkungan, salah satunya rawan banjir.

"Kami imbau masyarakat tidak mendirikan bangunan di bantaran sungai, serta warga di pegunungan tidak mendirikan rumah di lereng bukit karena akan menimbulkan rawan longsor. Sebab, prediksi BMKG, cuaca ekstrim ini masih berlanjut hingga akhir tahun," imbaunya.

Terkait ruas jalan berstatus provinsi yang rusak akibat banjir musiman itu, Musa Rajekshah menyatakan, pihaknya akan segera memerbaikinya.

"Jalan kelas provinsi yang rusak akibat banjir akan segera kita perbaiki. Namun, sebelumnya kita selesaikan terlebih dahulu masalah banjir agar tidak terulang setiap tahunnya," pungkasnya.

Sementara, Bupati Sergai Darma Wijaya menjelaskan bahwa banjir itu terjadi akibat menyempitnya aliran sungai dari hulu ke hilir.

"Banjir terjadi karena aliran sungai menyempit, khususnya di hilir. Sedimen atau pendangkalan juga terjadi, sehingga kita akan melakukan normalisasi sungai dan akan kita perdalam lagi sungai yang sudah ada," ungkapnya.

Terpisah, salah seorang pengungsi Ahmad Saragih saat ditemui wartawan mengaku senang atas perhatian pemerintah provinsi dan kabupaten kepada para korban banjir.

"Saya bersyukur atas perhatian dari pemerintah. Kalau bisa perhatian pemerintah kepada warga terus dilakukan," ungkapnya.

Pria paruh baya ini pun berharap agar pemerintah sesegera mungkin menormalisasikan Sungai Belutu, sebagai bentuk upaya pencegahan bencana banjir di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

"Saya berharap, pemerintah dapat meneruskan normalisasi sungai supaya bencana banjir ini tidak terjadi lagi," harapnya.

Usai meninjau kondisi pengungsi di posko penanganan banjir Kampung Pala Dusun VII Desa Seirampah, Wagub kembali menyerahkan bantuan serupa ke korban banjir di Jalan Senangkong Dusun I Desa Seirampah. (C4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com