Operasi Zebra Toba 2022 Dimulai

Wakapolda SU : Kedepankan Preemtif dan Preventif

* Kapolrestabes Medan : Penegakan Hukum Lalu Lintas Dilakukan Secara ETLE

176 view
Wakapolda SU : Kedepankan Preemtif dan Preventif
Foto Dok/ Polda Sumut
PERIKSA BARISAN: Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto memeriksa barisan apel gelar pasukan operasi zebra Toba 2022 di halaman Mapolda Sumut, Senin (3/10). 

Medan (SIB)


Apel gelar pasukan operasi zebra Toba 2022 di gelar di halaman Mapolda Sumut, Senin (3/10).

Wakapolda yang memimpin gelar pasukan itu membacakan amanat Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra. Disebutkan bahwa operasi zebra Toba 2022 melibatkan unsur terkait lainnya, TNI - Polri, Sapol PP, Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait lain

"Sebagaimana kita ketahui bersama, keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas masih sangat memperihatinkan.

Hal tersebut tentu tidak terlepas dari rendahnya kesadaran terhadap aturan berlalu lintas dan kepatuhan para pengguna jalan, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan kerugian materil maupun korban jiwa," jelas Dadang.

Selama periode Januari - Agustus 2022, telah terjadi 4.306 kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia 1.153 orang, korban luka berat 1.444 orang dan korban luka ringan 4.786 orang serta kerugian materil sebesar Rp 11.355.120.000.

"Menyikapi permasalahan tersebut sekaligus upaya peningkatan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023, Polda Sumut beserta jajaran menggelar operasi kepolisian mandiri kewilayahan dengan sandi operasi Zebra Toba 2022. Operasi akan berlangsung selama 14 hari terhitung mulai tanggal 3 - 16 Oktober dengan mengusung tema tertib berlalu lintas guna mewujudkan lalulintas yang presisi," tutur Dadang.

Selanjutnya, Dadang mengatakan bahwa operasi zebra Toba 2022 merupakan operasi harkamtibmas bidang lalu lintas yang mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif didukung pola penegakan hukum secara elektronik menggunakan etle statis dan mobile maupun teguran secara simpatik.

Dadang berharap seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan operasi benar-benar memahami cara bertindak yang harus dilakukan.

"Lakukan deteksi dini, pemetaan terhadap lokasi atau tempat yang rawan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, laksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang berlalu lintas melalui sosialisasi pada media cetak elektronik maupun media sosial," kata Dadang.

Kemudian, seluruh personel harus melaksanakan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas melaksanakan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas melalui pemberian tilang maupun teguran secara elektronik dengan mobile pada 7 prioritas pelanggaran.

"Laksanakan penegakan hukum dan penyidikan kecelakaan lalu lintas secara profesional proporsional dan prosedural serta lakukan counter opini terhadap berita-berita hoax di media sosial maupun media mainstream terkait Operasi zebra Toba 2022," pungkasnya.

Secara ETLE

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda juga memimpin Apel gelar pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Toba 2022 di Mapolrestabes, Senin (3/10).

Turut hadir pada apel tersebut di antaranya Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad SIP MSi, Wakapolrestabes Medan Dr Yudhi Hery Setiawan SIK MSi, Kejari Medan Wahyu Sabrudin SIP SH MH, Kabag SDM Polrestabes AKBP Samsidar br Tambunan, Kasat Intelkam AKBP Ahyan, Kasat Lantas AKBP Sonny Wilfrid Siregar, Kasat Samapta Kompol Pardamean Hutahean.

Kapolsek jajaran, para Kasatgas Ops Zebra, para Kanit Lantas jajaran Polrestabes Medan, mewakili Kasat Pol PP Wandro Malau, mewakili Kadishub Kota Medan dan personel Tersprin Ops Zebra.

Kombes Pol Valentino dalam arahannya kepada personel mengatakan saat ini tengah fokus melakukan penertiban kendaraan bermotor yang ada di wilayah hukum (wilkum) Polrestabes Medan. Mengingat banyaknya lakalantas yang terjadi akibat ugal-ugalan di jalan raya. Gelar pasukan Operasi Zebra Toba ini juga sekaligus cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun 2023. Kepada personel yang tersprint agar melaksanakan dengan baik.

"Pelaksanaan Operasi Zebra 2022 ini lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif. Artinya tidak ada penegakkan hukum secara stationer. Penegakkan hukum lalulintas dilakukan secara electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik," imbau Kapolrestabes Medan.

"Kepada petugas agar selalu bersikap humanis kepada masyarakat. Upayakan jangan melakukan pelanggaran yang mencoreng institusi Polri khususnya Polrestabes Medan," pungkasnya.(TM/A14/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com