Wali Kota Janji Geliatkan Ekosistem Film di Medan


153 view
Wali Kota Janji Geliatkan Ekosistem Film di Medan
(Foto: Dok/Diskominfo Medan)
TERIMA PIAGAM: Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution (kiri) menerima piagam ucapan terimakasih dari para sineas muda Kota Medan usai menonton premiere film pendek "Pelipur Lara" di Bioskop Mini Movieresto Prime, Jalan Seto, Lorong Sipirok No. 10, Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Selasa (10/5). 

Medan (SIB)

Wali Kota Medan Bobby Nasution berjanji menghidupkan kembali ekosistem film lokal di Kota Medan. Hal itu disampaikan di depan para sineas lokal dan talent usai menonton premiere film pendek "Pelipur Lara" di Bioskop Mini Movieresto Prime, Jalan Seto, Lorong Sipirok No. 10, Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Selasa (10/5).


"Pemerintah juga sama-sama berbuat agar dunia perfilman di Kota Medan menjadi ekosistem dan kita hidupkan kembali. Ini janji saya," ungkap Bobby.


Dikatakan, Pemko Medan akan membangkitkan kembali gairah sineas lokal yang akan mampu menghasilkan karya untuk dinikmati seluruh masyarakat, baik di Kota Medan maupun seluruh Indonesia.


"Ekosistem ini bisa berjalan tentunya bukan hanya dari pemerintah kota saja, tapi bergerak dari komunitas dan nanti kita sama-sama jalan.


Saya janji bagi sineas ataupun seniman yang ingin berkarya di Kota Medan, akan kita dukung penuh agar penunjang ekosistem dari sineas ini bisa bangkit kembali. Sehingga karya sineas lokal muda Kota Medan ini bisa masuk layar lebar dan festival film," katanya.


Terkait hal ini, akunya, pihaknya berencana mengadakan Festival Film Kota Medan secara rutin agar para sineas lokal dapat unjuk karya terbaiknya.


Bobby berharap dengan adanya kalender Festival film tiap tahun itu, akan dapat menghidupkan kembali geliat film lokal dan mampu menggerakkan roda perekonomian khususnya dalam dunia ekonomi kreatif.


Diakui, pihaknya ingin ada agenda serta kalender festival film setiap tahun dengan jadwal yang sudah ditentukan.


Berdasarkan saran yang diterima, para sineas berharap kegiatan itu dapat diinformasikan setahun sebelumnya, sehingga karya para sineas benar-benar bisa dinilai dari upaya mereka dengan jangka waktu sangat lenggang yang diberikan. Diharapkan, upaya para sineas juga bukan hanya membuat film, tapi menghidupkan ekosistem film.


"Kita harap sineas Kota Medan bukan hanya tontonan, tapi juga menghidupkan ekonomi di Kota Medan," katanya.


Sebelum menonton film Pelipur Lara, Bobby bersama puluhan penonton lainnya turut menyaksikan tiga film pendek pendamping. Wali kota mengaku mengapresiasi karya-karya anak muda tersebut, yang diakui sebagai bentuk introspeksi bagi Pemko Medan karena masih minim dalam memberikan wadah para sineas untuk berkreasi lebih maksimal.


"Sebagai introspeksi bagi kami Pemerintah Kota Medan yang dalam waktu kebelakang ini belum memberikan sebuah ruang yang sangat luar biasa kepada para sineas yang ada di Kota Medan. Ini satu pukulan buat kami biar bagaimana anak sineas ini bisa benar benar menjadikan Medan ini rumah kreasi," akunya. (A16/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com