Wali Kota Medan Diminta “Putihkan” Tunggakan Uang Sekolah dan BPJS Kesehatan


164 view
Wali Kota Medan Diminta “Putihkan” Tunggakan Uang Sekolah dan BPJS Kesehatan
Foto: Ist/harianSIB.com
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Medan (SIB)

Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor melaksanakan Sosialisasi Perda No.5 Tahun 2015 Tentang Sistem Penanggulangan Kemiskinan, Sabtu (18/6) di halaman kantor Lurah Sei Agul Jalan Danau Laut Tawar, Kecamatan Medan Barat.

Acara itu dihadiri perwakilan Dinas Sosial Medan, Dedy Irwanto Pardede, perwakilan Dinas Kesehatan Anita Aruan, perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Ketua PAC Partai Nasdem Kecamatan Medan Barat dan Ketua Kelurahan Sei Agul Partai Nasdem bersama para pengurus ranting dan anak ranting.

Perda Tentang Sistem Penanggulangan Kemiskinan ini kata Antonius banyak menyangkut 'air mata’, karena menyangkut bantuan pemerintah pusat untuk warga kurang mampu tapi rumit mendapatkannya. Apalagi sampai saat ini masih banyak warga miskin belum mendapatkan bantuan sosial seperti BPJS Kesehatan, program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pemerintah lainnya.

Antonius Tumanggor menjelaskan, dampak Covid-19 banyak perekonomian masyarakat yang terganggu, bahkan banyak karyawan di PHK. Akibatnya berimbas kepada banyaknya tunggakan peserta BPJS Mandiri dan tunggakan uang sekolah pelajar.

"Mengingat kondisi ekonomi belum pulih meski Covid sudah melandai, tunggakan BPJS mandiri makin tinggi. Begitu juga orangtua siswa tidak sanggup membayar uang sekolah sehingga banyak tunggakan. Kami minta Pemko Medan memutihkan tunggakan uang sekolah para siswa-siswi agar mereka tidak putus sekolah. Begitu juga kepada BPJS Kesehatan memutihkan tunggakan peserta BPJS Kesehatan mandiri. Karena kalau tidak diputihkan tinggakan akan semakin besar dan makin tidak tertanggulangi. Kalau BPJS Kesehatan belum mampu memutihkannya, kami berharap anggaran APBD Pemko Medan bisa mengatasinya," kata Antonius.

Camat Medan Barat, Drs Lilik MAP menyebutkan saat ini Pemko Medan fokus menyukseskan lima program yang menjadi prioritas antara lain tentang Kesehatan, Infrastruktur, Penanganan Banjir, Kebersihan dan UMKM.

"Mari kita semua warga masyarakat di Kecamatan Medan Barat mendukung lima program pak Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution ini agar kedepan kota Maju dan masyarakat aman dan sejahtera," sebutnya.

Ditambahkan Camat Medan Barat ini lagi, di Kelurahan Sei Agul dibawah kepemimpinan Aidil nantinya akan ada didirikan bak sampah Modern.

Sampah awalnya ditumpukkan di rumah kepala lingkungan, selanjutnya akan datang tim kepul untuk mengumpulkan sampah dan membayar sampah milik warga tersebut.

Dedy Irwanto Pardede menjelaskan, saat ini program Dinas Sosial Kota Medan melakukan road show ke rumah-rumah melayani masyarakat. Selama ini warga banyak datang ke kantor dinas namun kecewa karena ramainya yang antri sehingga tidak terlayani.

Dijelaskan Deddy lagi, tahun ini Pemko Medan menganggarkan 100 ribu kartu BPJS kesehatan PBI, akan ada program Universal Health Coverage di tahun 2024. "Keberadaan wakil rakyat DPRD Medan, Antonius D Tumanggor agar dapat dimanfaatkan agar semua urusan warga di dapil 1 akan semakin mudah," ujarnya.

Untuk mendapat bantuan tersebut kata Deddy, data keluarga harus dimasukkan ke data DTKS. Sesuai Permensos No.3 Tahun 2021 tentang DTKS semua harus terdaftar dan akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah dan diberikan secara bertahap.

"Kita berharap adanya Perda No.5 Tahun 2015, merupakan produk hukum daerah yang akan dapat dijadikan langkah awal bagi pemko Medan untuk mengeluarkan program-program nya," terang Deddy Irwanto Pardede.

Pada kesempatan itu, Antonius Tumanggor membagikan kartu BPJS Kesehatan PBI kepada 125 orang warga Kecamatan Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Barat dan Medan Baru. (A8/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com