Wali Kota Pematangsiantar Buka Pelatihan Manajemen Mesjid Zona IV


112 view
Wali Kota Pematangsiantar Buka Pelatihan Manajemen Mesjid Zona IV
Foto Dok/Dinas Kominfo Pematangsiantar
HADIRI : Asisten II Pemerintah Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan SE MM (kiri) didampingi Ketua Pengurus Wilayah DMI Sumut, H Irhamuddin Siregar MA, Ketua DMI Pematangsiantar,Drs H Natshir Armaya Siregar (kedua dari kanan) menghadiri pembukaan pelatihan manajemen mesjid zona IV tahun 2021 oleh Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara di gedung MUI Jalan Kartini Pematangsiantar, Sabtu (9/10).
Pematangsiantar (SIB)
Wali Kota Pematangsiantar, Dr H Hefriansyah SE MM diwakili Asisten II, Zainal Siahaan SE MM membuka pelatihan manajemen mesjid zona IV tahun 2021 oleh Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara di gedung MUI Jalan Kartini Pematangsiantar, Sabtu (9/10).

Zainal Siahaan mengucapkan terimakasih kepada Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara, H Irhamuddin Siregar MA beserta rombongan, serta mengapresiasi Pimpinan DMI Sumatera Utara atas pelaksanaan pelatihan manajemen mesjid bagi Dewan Masjid Indonesia Kota Pematangsiantar.

Selain itu, Zainal juga menyampaikan bahwa fungsi dan peran mesjid tidak sebatas ibadah, pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Mesjid juga seharusnya memiliki fungsi sosial ekonomi, sebagai salah satu solusi bagi problematika umat.

"Dengan demikian, kita memiliki tanggung jawab untuk menggerakkan dan memberdayakan masyarakat di sekitar mesjid melalui dana yang dihimpun dari masyarakat luas. Untuk itu, diperlukan pelatihan-pelatihan tentang manajemen mesjid. Melalui pelatihan ini diharapkan para pengurus masjid bisa memiliki kiat agar jamaah di sekitar bisa memakmurkan masjid. Langkah ini penting, agar peran dan fungsi masjid sebagai pusat pertumbuhan peradaban Islam dapat diaplikasikan di tengah-tengah umat," tandasnya.

Terlebih lagi selama ini masih ada anggapan bahwa mesjid hanya sebagai pusat ibadah dalam arti sempit, seperti sholat. Padahal seharusnya mesjid bisa dikembangkan menjadi madrasah, tempat konsultasi hukum Islam, maupun sosial kemasyarakatan lainnya, terangnya.

Zainal berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta bisa benar-benar menerapkan pengelolaan mesjid secara profesional. Sehingga akan menghilangkan persepsi mesjid hanya untuk tempat ibadah sholat. Mesjid harus bisa memancarkan cahaya yang menyinari lingkungan dan jamaahnya, seraya mengajak para pengurus mesjid untuk lebih aktif dan kreatif serta ikhlas dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.

Terlebih saat ini umat Islam dihadapkan dengan pengaruh negatif dan globalisasi, seperti mulai lunturnya moralitas dan akidah generasi muda Islam akibat pengaruh narkoba, pornografi, judi, minuman keras dan kenakalan remaja lainnya. Kita punya tanggung jawab untuk membangkitkan semangat remaja Islam agar mencintai dan memakmurkan mesjid. Masyarakat harus dapat hidup seimbang antara kepentingan dunia dan akhirat. Kita mesti membangkitkan ekonomi rakyat yang selama ini terdampak pandemi Covid-19, ujar Zainal.

Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematang-siantar, Drs H Natsir Armaya Siregar menyampaikan terimakasih kepada PW DMI Sumut atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah, semoga kegiatan ini terus berkesinambungan di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Utara, H Irhamuddin Siregar MA dalam sambutannya mengharapkan, pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) harus bersinergi dan melakukan inovasi, sehingga mesjid semakin banyak jamaahnya dan menyenangkan umat, katanya.(D8/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com