Wali Kota Tebingtinggi Keluarkan SE Larangan Mudik

* Polres Tebingtinggi Sekat 3 Titik Pintu Masuk

203 view
Wali Kota Tebingtinggi Keluarkan SE Larangan Mudik
Foto: Dok/Kominfo
RAPAT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat mengikuti  rapat kordinasi secara virtual dengan gubsu tentang pelarangan mudik idul fitri 1442 H, Senin (3/5) di Gedung Balai Kota
Tebingtinggi (SIB)
Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Larangan Mudik Idul Fitri 1442 H untuk menekan penyebaran Covid-19 sekaligus menindak lanjuti imbauan pemerintah pusat.

“Surat Edaran dengan Nomor 360/871/STPCOVID-19/TT/IV/2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H sudah ditandatangani Wali Kota Tebingtinggi selaku Ketua Satgas Covid-19 Tebingtinggi,” ujar Jubir Pemko Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian, Senin (3/5), di rumah dinas Wali Kota Tebingtinggi.

Dedi mengatakan, dalam SE tersebut telah meniadakan perjalanan mudik bagi seluruh warga dan masyarakat sejak 6 Mei-17 Mei 2021. Dalam surat itu juga diatur ketentuan-ketentuan bagi orang yang harus melakukan perjalanan lintas kota/kabupaten/provinsi.

Dedi juga mengatakan dalam SE itu diberikan pengecualian untuk kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan kepentingan mendesak atau yang bersifat non-mudik, seperti bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil dan kepentingan persalinan.

Pengecualian pelaku perjalanan bagi pegawai ASN, BUMN, BUMD harus menunjukkan surat ijin perjalan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) yang dikeluarkan atasan setingkat pejabat Eselon II. Begitu juga bagi pekerja swasta, sektoral informal dan masyarakat umum juga diatur secara detail dalam Surat Edaran tersebut.

"Selain SIKM, surat keterangan negatif Covid-19 dengan rapid test antigen yang berlaku 1 X 24 jam, juga harus dimiliki pelaku perjalanan yang nantinya ditunjukkan di setiap pos pemeriksaan yang dilintasi," jelas Dedi.

Pemerintah Kota Tebingtinggj berharap masyarakat dapat menjalankan ketentuan-ketentuan dalam SE tersebut. Dan tetap menjalankan prokes dalam setiap aktivitas khususnya dalam melaksanakan ibadah di bulan ramadan dan shalat Idul Fitri.

Sekat 3 Titik Pintu Masuk
Sementara itu, Polres Tebingtinggi akan melakukan penyekatan di tiga titik pintu masuk dan keluar untuk memutus penyebaran Covid-19 dan menghadapi liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021.

"Mulai 6 - 17 Mei 2021 penyekatan diberlakukan," kata Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso SIK saat diwawancarai wartawan usai upacara pemberian kenaikan pangkat pengabdian, Senin (3/5) di halaman Mapolres Tebingtinggi seperti dilansir dari Hariansib.com.

Lanjutnya, tiga titik penyekatan untuk wilayah Tebingtinggi yakni di terminal Bandar Kajum (Rambutan), Dolok Merawan dan Simpang Binjai.

"Di lokasi tersebut akan ditempatkan petugas untuk melakukan penyekatan bagi masyarakat yang masuk dan keluar Kota Tebingtinggi. Artinya, selama penyekatan tersebut, dilarang warga luar masuk Kota Tebingtinggi dan warga Kota Tebingtinggi dilarang keluar," jelasnya.

"Tidak ada pengecualian selama masa penyekatan, larangan berlaku kepada seluruh aktivitas masyarakat. Sebaiknya harus tetap dipatuhi karena ada sanksi terhadap pelanggaran selama waktu penyekatan," ungkap Kapolres. (BR3/SS12/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com