Warga Berkerumun Tunggu Penyaluran Bantuan di Dinsos Binjai


464 view
Warga Berkerumun Tunggu Penyaluran Bantuan di Dinsos  Binjai
(Foto: harianSIB.com/M Irsan)
KERUMUNAN: Suasana di halaman Kantor Dinas Sosial Pemko Binjai tampak kerumunan warga menunggu bantuan sosial, Jumat (14/1/2022). 
Binjai (harianSIB.com)
Penegakkan protokol kesehatan mencegah kerumunan masih sulit dilakukan masyarakat saat mengantre untuk mendapatkan bantuan sosial. Kerumunan itu terlihat saat ratusan warga Binjai menggeruduk Kantor Dinas Sosial Binjai di Jalan Jenderal Gatot Subroto Binjai Barat, Jumat (14/1/2022).

Pantauan di lokasi, tampak warga berdesak- desakan dan sangat ramai. Kedatangan mereka untuk mengambil bantuan sosial dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Selain kerumunan warga, kendaraan warga yang mengambil bantuan juga membludak hingga ke jalan dan memakai fasilitas umum. Banyaknya kendaraan menimbulkan parkir dadakan yang dikelola warga setempat dan menjadi ajang pungutan liar.

Jalan Gatot Subroto tepatnya di seputaran kKntor Dinas Sosial Binjai, juga macet. Bahkan, setengah badan jalan tampak digunakan sebagai lokasi parkir.

"Kami sudah menunggu dari jam 8 pagi, tapi pembagiannya baru jam setengah dua tadi dimulai. Bantuan untuk masyarakat yang terdaftar dan terdata di BPNT Bansos Sembako PPKM Kota Binjai," kata Dewi, seorang warga Binjai yang mengaku sebagai penerima bansos.

Menindaklanjuti hal ini, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Plt Kadis Sosial Binjai, Hamidan. Saat didatangi di kantornya, sekira pukul 15.00 WIB, menurut stafnya Hamidan sedang tidak ada di kantor.

"Pak Kadis lagi keluar, sedangkan Kabidnya lagi berduka," kata seorang staf bernama Hendra.

Disinggung mengapa BNI menyalurkan bantuan di Dinas Sosial, pria tersebut mengatakan pihak BNI tidak mempunyai tempat untuk menyalurkannya.

"Mereka (BNI) tidak punya tempat yang luas, sehingga meminjam tempat di sini," ujar Hendra, seraya mengatakan bantuan itu bernama Bantuan Pangan Non Tunai.

Hendra juga menyebutkan, Bantuan Pangan Non Tunai yang seharusnya dalam bentuk beras kini disalurkan dalam bentuk uang tunai.

"Seharusnya dalam bentuk beras, tapi entah karena apa bantuan diganti dalam bentuk uang tunai. Umumnya warga yang menerima bantuan ini selama 6 bulan sekaligus. Rinciannya perbulan Rp 200.000, dikalikan 6 bulan jadi Rp 1.200.000," beber Hendra, seraya menambahkan kegiatan tersebut sudah berlangsung 3 hari ini.

Disoal ada berapa orang yang berhak menerima BPNT untuk Kota Binjai, Hendra menjawab dirinya tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu berapa kuotanya. Tapi setahu saya pihak kelurahan yang mengusulkan. Ada aplikasinya dan langsung di-online-kan ke Kemensos. Jadi Kemensos yang mengupload. Selanjutnya Kemensos bekerja sama dengan pihak BNI," katanya.

Selanjutnya, kata Hendra, pihaknya menerima data penerima bantuan untuk selanjutnya disalurkan ke kecamatan. Kemudian BNI menyalurkan ke rekening masing-masing penerima BPNT.

Disinggung membludaknya warga yang akan mengambil bantuan tersebut, Hendra mengatakan pihaknya sebelumnya sudah menjadwalkan penyerahan bantuan kepada para penerima.

"Sudah kita jadwalkan, jamnya pun sudah kita buat. Namun, kemungkinan karena masyarakat ingin cepat, mereka datang lebih awal. Tadi pagi sudah kita halo- halokan juga," ucapnya.

Sedangkan untuk data penerima bantuan, sambung Hendra, pihak BNI juga mempunyai data penerimanya. "BNI ada datanya," ujar Hendra, seraya meminta seorang staf Dinsos Binjai untuk mengantarkan awak media ke pihak BNI yang saat itu sedang bertugas di belakang Kantor Dinsos Binjai.

Namun dikarenakan berjubelnya warga di lokasi itu, akhirnya staf Dinsos tidak mampu menuju ke pihak BNI. "Gak sanggup saya bang, lihatlah penuh kali," ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Kapolsek Binjai Barat AKP Siswanto Ginting terlihat hadir di lokasi untuk menertibkan warga agar tidak berkerumun,serta mengimbau warga selalu memakai masker.

"Sebelumnya kami tidak ada pemberitahuan terkait adanya izin keramaian di sini. Namun, setelah kami lihat di sini ada kerumanan warga, jadi kami datang mengimbau warga untuk menjaga prokes. Kami juga berkordinasi dengan pihak terkait, agar sebagian warga dibagi besok agar tidak menimbulkan kerumunan. Setelah adanya koordinasi tersebut, sebagian warga pulang untuk dilanjutkan besok," ujar Siswanto.

Penulis
: M Irsan
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com