Warga Dusun 1 Desa Sosor Lontung, Dairi Senang Dibangun Sarana Air Bersih

* Camat: Air Minum Lebih Baik Dikelola BUMDes

249 view
Warga Dusun 1 Desa Sosor Lontung, Dairi Senang Dibangun Sarana Air Bersih
Foto: SIB/Tulus Tarihoran
RAPAT: Warga Dusun 1 Pandan Bulu rapat dengan kepala desa, BPD, Camat Siempat Nempu pembahasan tindaklanjut pengelolaan air minum, Selasa (6/9) di balai Desa Sosor Lontung. 

Sidikalang (SIB)

Warga Dusun 1 Pandan Bulu Desa Sosor Lontung merasa senang bisa menikmati air bersih. Dimana selama kurang lebih 20 tahun, warga hanya menggunakan air yang sumbernya dari saluran irigasi.

Hal itu disampaikan warga Dusun 1 Pandan Bulu, Marojahan Manurung, Bikman Lumban Gaol dan warga lainnya, Selasa (6/9) saat rapat peraturan desa (Perdes) tentang air minum di balai Desa Sosor Lontung.

Pada rapat itu, turut hadir Kepala Desa Sosor Lontung Jepriadi Simaremare, Camat Siempat Nempu Marhaban Kudadiri, Babinsa Ekawadi Saragih, Pendamping Desa, Ketua BPD Hamonangan Sihombing, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Dairi Benry Simanjorang dan lainnya.

Dikatakan, warga saat ini, sangat setuju dibangunnya sarana air bersih di Dusun 1, dimana hampir 20 tahun warga hanya memanfaatkan air dari saluran irigasi yang notabenenya untuk mengairi persawahan.

"Saat ini, air bersih sudah tersambung ke rumah- rumah. Tidak lagi mengangkat air dari saluran irigasi untuk kebutuhan sehari- hari," ungkapnya.

Pembangunan sarana air bersih bersumber dari dana desa (DD) Sosor Lontung tahun 2022, ditambah swadaya masyarakat, untuk pemasangan meteran dan pipa sambungan ke rumah- rumah.

"Warga sepakat swadaya sebesar Rp 650 ribu, untuk pemasangan pipa dari bak penampung, meteran dan pipa ke rumah," ucap mereka.

Kemudian, untuk biaya perawatan/ pemeliharaan, pembayaran listrik, warga juga sepakat membayar beban meteran Rp 7,5 ribu per bulan dan pembayaran air Rp 3 ribu per meter kubik. Setelah itu, dibentuk kelompok pengelola air minum di dusun 1.

Kepala Desa Sosor Lontung, Jepriadi Simaremare membenarkan, pembangunan sarana air minum dengan sistem sumur bor dengan biaya Rp 127 juta lebih. Anggaran itu, untuk pemboran sumber air, pembelian mesin pompa, pemasangan listrik dan pembangunan bak penampung, dan dikelola kelompok masyarakat.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com