Warga Nagori Perlanaan Simalungun Butuh Lahan Pemakaman Baru


117 view
Warga Nagori Perlanaan Simalungun Butuh Lahan Pemakaman Baru
(Foto : Dok/ Bistok Siagian)
Warga: Warga Nagori Perlanaan saat berkunjung ke Pemkab Simalungun Pematang Raya, untuk bermohon penyediaan lahan tanah wakaf pemdkaman di Nagori Perlanaan, Kecamatan Bandar.
Simalungun (SIB)
Areal Pemakaman Nagori Perlanaan di Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun sudah kritis, sehingga dibutuhkan areal lahan pemakaman baru. Hal ini diucapkan oleh tokoh masyarakat Nagori Perlanaan, Bistok Siagian.

Bistok Siagian, Senin (26/10) mengatakan, seiring bertambahnya jumlah penduduk di Nagori Perlanaan, lahan pemakaman yang dari puluhan tahun arealnya hanya seluas 7 rante, kini hampir penuh.

Warga Nagori Perlanaan bersama pengurus Maujana Nagori Perlanaan sudah pernah mendatangi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun dan sudah melayangkan surat permohonan untuk penyediaan lahan pemakaman baru di Nagori Perlanaan, ungkap Bistok.

Sebelum mendatangi Pemkab Simalungun, warga pernah bermusyawarah untuk membeli lahan agar dijadikan tanah wakaf pemakaman. Namun karena harga tanah saat ini tinggi, pembelian tidak jadi, ujar Bistok.

Ada tanah yang dimohonkan warga untuk dijadikan wakaf pemakaman, untuk pemakaman muslim dan umat kristen, yakni di Huta I Nagori Perlanaan yang luasnya sekira 5 hektar berbatasan dengan perkebunan PTPN IV Unit Gunung Bayu. Tanah ini juga dimohonkan warga kepada Pemkab Simalungun untuk dijadikan tanah wakaf. Saat ini tinggal menunggu informasi dari Pemkab Simalungun melalui dinas aset, ucap Bistok.

Bistok berharap, mudah-mudahan Pemkab Simalungun dapat membantu permohonan warga, untuk mendapatkan tanah wakaf pemakaman bagi warga Nagori Perlanaan. (D06/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com