Warga Perdagangan Keluhkan Air PAM Mati Akibat Pengerjaan Proyek Drainase


360 view
Warga Perdagangan Keluhkan Air PAM Mati Akibat Pengerjaan Proyek Drainase
(Foto: SIB/Agus Salim Siregar)
DRAINASE: Pengerjaan proyek drainase di sekitar Jalan Kartini dan Pendidikan Perdagangan, Kecamatan Bandar, Senin (18/12). 
Simalungun (SIB)
Warga Perdagangan, Kecamatan Bandar mengeluhkan matinya air Perusahaan Air Minum (PAM) Tirtalihou, Simalungun.
Rizal, salah satu warga Jalan Kartini, Senin (18/12) mengatakan, air PAM sudah tiga hari tidak jalan, sehingga untuk mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, dirinya dan warga lain di sekitar jalan Kartini, harus membeli air isi ulang untuk kebutuhan mandi, memasak dan mencuci pakaian.
Sesuai pantauan, proyek perbaikan drainase dan gorong-gorong masih berjalan. Terlihat alat berat mengorek tanah dengan membelah jalan sekitar jalan Kartini dan jalan Rajamin Purba guna membuat gorong-gorong.
Menurut pihak PAM Tirtalihou ketika ditanya, matinya air PAM, karena adanya pipa pecah saat pengerukan tanah untuk membuat gorong-gorong di jalan Rajamin Purba, sehingga penyaluran air PAM sengaja dimatikan.
Dengan tidak jalannya air PAM selama 3 hari, Ruslan Afandi pemerhati Kota Perdagangan, Senin (18/12) mengatakan, seharusnya pihak pemborong dan pihak PAM harus berkoordinasi bagaimana agar masalah matinya air PAM untuk segera di perbaiki secepatnya.
Menurutnya, dengan biaya anggaran proyek yang besar yakni sekitar 1956,130,000 rupiah, seharusnya hal-hal seperti ini sudah diperhatikan sebelumnya. Jangan karena teknis pengerjaan yang kurang baik, masyarakat yang dirugikan, karena air merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk memasak, mandi dan kebutuhan lainnya, ucapnya.
Ruslan Afandi berharap, kepada dinas terkait yang menangani proyek drainase dan gorong-gorong yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun untuk turun kelapangan melihat dan mengawasi langsung pengerjaan, agar jangan ada kesalahan-kesalahan teknis pengerjaan yang merugikan masyarakat. Dan meminta kerusakan pipa PAM dapat segera diselesaikan, sehingga air dapat berjalan normal kembali, harapnya. (**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com