Warga Tigabolon “Marharoan Bolon” Perbaiki Jalan Penghubung Dua Kecamatan


116 view
Foto SIB/Revado Marpaung
PERBAIKI : Camat Sidamanik Juliana F Simarmata MSi, Pangulu Tigabolon Marisno Sitio bersama masyarakat Dusun Sipinggan Nagori Tigabolon Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun bersemangat untuk memperbaiki jalan penghubung Kecamatan Sidamanik dengan Kecamatan Panei, Kamis (10/6).
Tigabolon (SIB)
Masyarakat Dusun Sipinggan Nagori Tigabolon Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun 'Marharoan bolon' (Gotong royong) memperbaiki jalan kabupaten penghubung Kecamatan Sidamanik dengan Kecamatan Panei, Kamis (10/6).

Pantauan SIB di lokasi, tampak masyarakat sangat antusias memperbaiki jalan kabupaten yang telah puluhan tahun terlantar bersama Camat Sidamanik Juliana F Simarmata MSi dan Pangulu Tigabolon Marisno Sitio SP.

Camat mengatakan dengan giat Marharoan bolon ini, diharapkan jalan kabupaten ini nantinya bisa dilalui kendaraan.

Diakuinya, jalan ini juga merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Sidamanik dengan Kecamatan Panei untuk menuju Ibukota Simalungun.

Juliana juga mengaku bahwa kondisi jalan sudah lama tidak bisa dilalui kendaraan dengan baik karena kurangnya pemeliharaan jalan. Sehingga, melalui giat Marharoan bolon ini, ke depan jalan penghubung dua kecamatan ini bisa kembali dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lancar.

Tentu, perlu dilakukan beberapa tahap, pertama kondisi jalan sudah memadai dan ukurannya 6 meter dan kiri kanan sudah memiliki parit dan kemudian akan kita batui dan perataan dengan menggunakan alat berat, tutup camat.

Sementara itu, Pangulu Tigabolon Marisno Sitio mengaku terlaksananya kegiatan Marharoan bolon ini tidak terlepas dari semangat dan antusias masyarakat Sipinggan dan juga para donatur yang secara ikhlas memberikan bantuan materi maupun moril demi memperlancar akses jalan masyarakat.

Karena selain akses menuju Ibu kota Simalungun, jalan ini juga merupakan akses yang digunakan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian, katanya.

Tokoh masyarakat Sipinggan Darwis Saragih didampingi Harianto Girsang mengaku jalan ini terakhir kalinya dilalui kendaraan roda empat tahun 1993. Namun akibat jembatan di Sipinggan ambruk, terpaksa jalan tidak bisa dilalui mobil. Mengingat jembatan juga cukup lama baru diperbaiki. Sehingga, jalan kabupaten penghubung Kecamatan Sidamanik dengan Kecamatan Panei menjadi terlantar dan seakan tidak digunakan, katanya.

Oleh karena itu, mereka berharap agar jalan kabupaten ini bisa kembali dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. (D10/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com