Warga dan Pemerintah Sepakat Galian Pasir di Sei Dua Tanjungbalai Ditutup Sementara


82 view
Warga dan Pemerintah Sepakat Galian Pasir di Sei Dua Tanjungbalai Ditutup Sementara
(Foto: harianSIB.com/Regen Silaban)
FASILITASI: Plt Wali Kota, H. Waris didampingi Asisten Pemerintah, Nurmalini memfasilitasi pertemuan masyarakat dengan pihak pengusaha galian pasir, dihadiri dinas terkait, kepolisian, Koramil, Camat dan Lurah di aula Kantor Wali kota Tanjungbalai, Selasa (19/10). 
Tanjungbalai (SIB)
Pasca aksi unjuk rasa warga terkait aktivitas galian pasir yang menimbulkan debu dan jalan rusak, Pemko Tanjungbalai bersama masyarakat dan pihak pengusaha, akhirnya sepakat untuk menutup sementara aktivitas galian pasir yang berlokasi di Sei Dua Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, sampai usaha itu memiliki izin operasional dari pemerintah.

Kesepakatan itu dihasilkan pada pertemuan antara masyarakat dengan pihak pengusaha dan pemerintah dalam hal ini difasilitasi oleh Plt. Wali kota H. Waris, Asisten pemerintah Nurmalini dan dihadiri dinas terkait, Camat, Lurah serta kepolisian dan Koramil setempat di aula Kantor Wali kota Tanjungbalai, Selasa (19/10).

"Hari ini kita menghasilkan kesepakatan bahwa aktivitas galian pasir ditutup sementara sampai pihak pengusaha memiliki izin operasional sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nantinya kesepakatan ini akan dituangkan dalam surat yang ditandatangani bersama seluruh pihak terkait, untuk dilaksanakan, "kata Nurmalini menyimpulkan pertemuan tersebut seperti dilansir dari harianSIB.com.

Dalam pertemuan itu, pihak pengusaha yang diwakili oleh kuasa hukumnya menerima kesepakatan penutupan sementara aktivitas galian pasir sampai dipenuhinya izin usaha yang berkaitan dengan galian pasir tersebut. Meskipun antara masyarakat dan pihak pengusaha sempat saling menyampaikan argumen perihal pertambangan pasir yang dianggap penting dan menjadi kebutuhan masyarakat dan pemerintah untuk melakukan pembangunan.

Sebelumnya dikabarkan, puluhan masyarakat turun ke jalan melakukan aksi menghentikan truk pengangkut galian pasir yang melintas di Jalan Anwar Indris Sei Dua, Kota Tanjungbalai, Rabu (13/10) lalu.

Dalam aksi tersebut, puluhan warga itu meminta usaha galian pasir, yang beroperasi di Sei Dua Bunga Tanjung agar menertibkan jam operasional aktivitas pengangkut pasir yang melintasi daerah tersebut.

Sebab menurut warga, truk pengangkut pasir sering berkonvoi hingga 5 truk saat melintasi daerah tersebut dan meninggalkan pasir yang berceceran di sepanjang jalan dan menimbulkan debu yang berakibat mengganggu kesehatan warga.

Selain itu juga berdampak pada rusaknya jalan akibat dilintasi truk pengangkut pasir dengan tonase berat setiap harinya. Saat kosong atau tidak bermuatan pasir, truk sering ugal-ugalan sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya. (SS16/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com