Ustazd Sudirman Latsa:

Ziarah ke Kuburan Jangan Jadikan Ketetapan Hukum


149 view
Istimewa
Ilustrasi
Kisaran (SIB)
Ustazd H Sudirman Latsa mengatakan, berziarah ke kuburan/makam, jangan dijadikan sebagai ketetapan hukum.
Artinya, kapan saja atau tiap hari seorang muslim boleh berziarah.

“Jika dalam 1 tahun ada 365 hari, sebanyak itu pula kita boleh berziarah,” kata Sudirman.

Ketetapan hukum menurut Sudirman adalah, tidak hanya menjelang bulan Ramadhan saja orang berziarah. Bahkan malam hari juga boleh ziarah.

Diketahui, tujuan selalu berziarah kekubur adalah, agar mengingatkan kepada diri sendiri, bahwa kita manusia yang hidup pasti akan menuju ke akhirat.

Jadi selama ini banyak warga berbondong bondong, berziarah ke kuburan saat menjelang bulan Ramadan.

“Padahal masih banyak waktu, tidak harus awal Ramadhan,” ujar Sudirman.

“Etika berziarah di kuburan juga sangat penting,” tambah Sudirman.

Saat hendak masuk ke areal pekuburan terlebih dahulu melepas alas kaki, lalu ucapkan salam "assalamu alayka ya ahli kubur.

“Artinya orang yang sudah meninggal, perlu juga dihormati,” kata Sudirman. (E11/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:ziarah
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com