Ijeck Buka Orientama dan Muspimda

Kosgoro 1957 Revitalisasi dan Perkuat Jajaran ke Daerah


101 view
(Foto SIB/Leo Bukit)
BUKA : Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) membuka Orientama Sumut-Aceh dan Muspimda Kosgoro 1957 Sumut dengan memukul gong di Aula DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Minggu (28/2). 
Medan (SIB)
Ketua DPD Golkar Sumut Drs H Musa Rajekshah MHum membuka Orientasi dan Tatap Muka (Orientama) Sumut-Aceh dan Musyawarah Pimpinan Daerah Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong 1957 Sumatera Utara (Muspimda Kosgoro 1957 Sumut) di Aula DPD Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Minggu (28/2).

Ketua Umum (Waketum) Rambe Kamarul Zaman, Ketua Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Iswara dan Jan Piter Pangaribuan tampak hadir di acara tersebut. Ketua Kosgoro 1957 Riza Fahrumi Tahir mengatakan salah satu tujuan dalam Orientama dan Muspimda ini dilakukan yakni revitalisasi dan memperkuat jajaran Kosgoro 1957 Sumut. “Momentum Muspimda adalah momentum reposisioning, dan mengembalikan fungsi Kosgoro 1957 sebagai gerakan gotong royong, koperasi, demi kepentingan orang banyak,” katanya.

Kosgoro 1957 diminta menciptakan koperasi hingga ke daerah-daerah. “Saya ingin Kosgoro 1957 kembali ke fungsi awalnya, karena selama ini Kosgoro 1957 sudah terlalu kental dengan kepentingan politik. Minimal harus ada 1 koperasi yang dibentuk di daerah-daerah, seperti Asahan sudah membentuk koperasi, Humbahas akan mendirikan sektor kerakyatan, Medan sudah membuat angkringan di pinggir jalan. Ini merupakan UKM yang harus dikembangkan di daerah-daerah lainnya.” ungkapnya.

Kemudian, yang paling utama dalam Orientama dan Muspimda itu, Riza menekankan agar Kosgoro 1957 solid dalam menetapkan siapa yang didukung untuk memimpin ormas pendiri Partai Golkar itu. “Dalam menghadapi musyawarah besar Kosgoro 1957, kita harus menetapkan siapa yang kita dukung ke depan. Kosgoro di Sumut hari ini harus menentukan siapa yang diusung, menggantikan Syamsul Bachri (Plt Ketum PPK) dan Agung Laksono,” terangnya.

Ia menuturkan ada 2 nama mencalonkan diri sebagai Ketum Kosgoro 1957 yaitu Azis Syamsudin dan Dave Laksono. “Tiga hari lalu, Kosgoro 1957 melakukan pleno mendukung Dave Laksono sebagai PPK. Tapi legalitasnya kurang bila tidak ada dukungan kawan-kawan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 se Sumut. Sehingga Muspimda ini nantinya yang menentukan dan melegalkan dukungan terhadap Dave Laksono,” bebernya.

Terakhir, Riza menyebut dalam Orientama dan Muspimda ini akan menentukan jadwal Musda Kosgoro 1957 apakah Juli atau Agustus. “Hari ini kita tidak bicara figur, hari ini hanya menyatakan jadwal dan tempat. Muspimda ini sebagai upaya untuk menawarkan kesempatan ke kabupaten/kota untuk menjadi tuan rumah Kosgoro 1957,” sebutnya.

Sementara itu, Ijeck nama akrab Musa Rajekshah mendukung Kosgoro 1957 agar terus eksis dan menjadi lebih baik. “Saya hadir sebagai Ketua Golkar Sumut. Kosgoro adalah Ormas yang pertama kali mendukung saya sebagai Ketua Golkar Sumut,” ujarnya.

Ia mengakui Kosgoro 1957 hadir sebagai Ormas pendiri Partai Golkar yang mengedepankan kepentingan organisasi. “Organisasi jangan kedepankan kepentingan pribadi. Karena tujuan kita untuk mengedepankan kepentingan organisasi. Karena organisasi apapun kalau mengedepankan kepentingan pribadi, maka akan merugikan organisasi itu sendiri,” ujarnya.

Golkar ke depan perlu kekuatan politik membangun bangsa. Ia optimis Golkar ke depan menjadi parpol politik terbesar di Sumut. “Tahun 2024, Pilkada, Pilpres dan Pileg dilaksanakan secara serentak. Dengan target 2 juta kader. Ini kerja berat semua. Golkar bersama Ormas pendiri bergerak mulai dari kabupaten/kota hingga tingkat desa,” ujarnya.

Golkar di Sumut akan menyiapkan sistem elektronik dalam tujuan meraih simpati masyarakat. “Jangan hanya kepentingan politik saja bergerak. Tapi kita harus bergerak terus dalam kegiatan sosial, tanpa embel-embel politik. Saya ingin Partai Golkar dicintai dan disayangi, menjadi Partai pemenang,” tegasnya.

Ia berharap agar seluruh pengurus Ormas pendiri Partai Golkar di Sumut terus melakukan konsolidasi. “Sehingga tidak mustahil Partai Golkar Sumut jadi partai politik terbesar di Sumut. Targetnya untuk di DPR-RI dari Partai Golkar dari empat kursi menjadi enam. Tambah dua kursi,” ujarnya.

Terakhir ia meminta agar Kosgoro 1957 bersatu demi kepentingan bersama. “Harapan saya agar semua senior bersatu. Semoga Kosgoro 1957 terus solid dan bekerja dalam membesarkan Partai Golkar Sumut,” tutupnya. (M17/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com