Kamis, 13 Juni 2024 WIB

Angka Kasus Stunting di Kota Medan Alami Penurunan

Redaksi - Jumat, 03 Februari 2023 15:57 WIB
208 view
Angka Kasus Stunting di Kota Medan Alami Penurunan
Net/harianSIB.com
Ilustrasi 
Medan (harianSIB.com)
Angka kasus stunting di Kota Medan terus mengalami penurunan.
Dari 550 anak yang tumbuh kembangnya mengalami gangguan akibat gizi kronis, data terakhir yang diperoleh, angka stunting kini 359 anak.
Untuk menekan angka stunting, seluruh perangkat daerah terkait diminta melakukan penanganan secara komprehensif.
Artinya, penanganan yang dilakukan tidak hanya kepada anak stunting, tetapi juga harus diikuti dengan upaya pencegahan sehingga angka stunting yang sudah turun semakin turun lagi.
"Berdasarkan data terakhir yang diperoleh, angka stunting di Medan saat ini sebanyak 359 anak, di mana sebelumnya berada di angka 364.Artinya jumlah stunting di Kota Medan ini sudah menurun," kata Wali Kota Medan diwakili Sekda Medan Wiriya Alrahman, Jumat (3/2/2023).
Wiriya mengatakan penanganan stunting yang dilakukan Pemko Medan tidak hanya berdasarkan sampel saja tetapi juga harus diselesaikan berdasarkan seluruh populasi penduduk Kota Medan yang terkena stunting.
Jika penanganan yang dilakukan hanya berdasarkan sampel, tegas Wiriya, takutnya seperti ibarat gunung es. Di atas terlihat kecil, namun di bawah terlihat besar.
"Saya tidak mau penanganan dilakukan hanya dilihat dari sampel saja. Untuk itu saya minta dilakukan pendataan dengan benar. Apalagi Dinas Kesehatan memiliki petugas terdepan yakni puskesmas dan puskesmas pembantu," katanya.
Wiriya minta perangkat daerah terkait harus berkolaborasi guna melakukan penanganan stunting secara komprehensif.
"Indikator-indikator lain harus diperhatikan dalam mengatasi permasalahan stunting, termasuk pencegahannya. Misalnya, mulai anak masih dalam kandung, memperhatikan gizi dan kondisi dari orang tuanya dan lain sebagainya. Ini tidak main-main karena merupakan program nasional," tegasnya.
Terkait itu, Wiriya meminta kepada perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan melalui Puskesmas agar menyosialisasikan hal tersebut.
"Kalau seluruh petugas Puskesmas peduli terhadap lingkungan yang ada disekitarnya, mudah-mudahan tidak ada lagi anak stunting. Apalagi ada yang namanya Posyandu," katanya. (*)


Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Berkomitmen Turunkan Angka Kasus Stunting
63 Kelurahan Sebagai Lokus Stunting Tahun 2022 di Kota Medan
Angka Kasus Stunting Alami Penurunan di Medan
komentar
beritaTerbaru