Kutuk Pemboman di Gereja Katedral Makassar

Bishop GMI Kristi Wilson : Jangan Sebar Luaskan Video Pemboman

* Laporan Wilfred Manullang, Jurnalis hariansib.com

228 view
(Foto: SIB/Wilfred Manullang)
Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat STh MPd.
Medan (SIB)
Pimpinan GMI Wilayah I Bishop Kristi Wilson Sinurat STh MPd mengutuk keras dan prihatin aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar Minggu (29/3) seusai Misa Minggu Palmarum.

Bishop mengatakan serangan bom bunuh diri yang menewaskan pelaku dan 20 warga terluka adalah suatu tindakan yang dilakukan pihak-pihak tertentu yang ingin menyebarkan ketakutan bagi masyarakat Indonesia.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tenang dan sebagai umat yang percaya kepada Tuhan untuk membawanya dalam doa," ujar Bishop Kristi Wilson saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (29/3).

Dalam kesempatan itu, Bishop Kristi Wilson juga meminta kepada masyarakat agar tidak menyebar luaskan video serangan bom tersebut. “Itu sama saja kita tanpa sadar ikut menyebarkan ketakutan. Kita harus bisa menghilangkannya melalui media sosial" jelasnya.

Rasa keprihatinan dan doa kita untuk Makassar dan juga daerah lain harus kita sampaikan demi Indonesia yang lebih damai sehingga negara kita bisa menjadi contoh dalam hal kerukunan antar umat beragama dan suku.

Bishop juga mengajak seluruh umat beragama khususnya jemaat Methodist mendoakan korban luka yang saat ini masih dalam perawatan dan keluarga agar tabah.

Tidak lupa bishop mengajak lapisan masyarakat merapatkan barisan bekerja sama dengan pemerintah dan aparat keamanan untuk menciptakan suasana yang nyaman dalam kegiatan keagamaan kita. "Mari Kita tingkatkan kewaspadaan dan keamanan di gereja masing-masing khususnya pada saat kebaktian Jumat Agung dan Paskah," jelasnya.

Bishop juga mengapresiasi kesiapsiagaan dan sikap tegas yang dilakukan Polda Sumut dengan memperketat pengamanan di tempat-tempat ibadah.

Polda Sumut telah memerintahkan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk memperketat pengamanan setiap markas komando (mako), tempat umum, dan rumah ibadah mengantisipasi terjadi aksi teror. (c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com