Kamis, 23 Mei 2024 WIB

Bupati Sergai Pimpin Rapat Penyusunan Strategi Lanjut Penanganan Covid-19

Redaksi - Minggu, 05 April 2020 10:22 WIB
264 view
Bupati Sergai Pimpin Rapat Penyusunan Strategi Lanjut Penanganan Covid-19
SIB/Dok
PIMPIN RAPAT: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit MKes MM saat memimpin rapat penyusunan strategi lanjut penanganan Covid-19, Jumat (3/4). 
Sergai (SIB)
Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman memimpin rapat penyusunan strategi lanjut penanganan kasus Covid-19 yang diikuti seluruh pimpinan rumah sakit yang ada di Kabupaten Sergai, Jumat (3/4) di Aula Rumah Sakit Melati, Kecamatan Perbaungan.

Turut hadir Ketua DPRD diwakili James Hotlan Pangaribuan SE, Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit MKes MM, Kadis Kominfo Drs H Akmal AP MSi, kepala RS pemerintah dan swasta se-Sergai, serta stakeholder terkait.

Dalam pertemuan tersebut, bupati meminta agar alat rapid test diupayakan segera dapat diserahkan ke rumah sakit rujukan penangan Covid-19. Selain itu, dia juga meminta agar kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) segera dipenuhi guna memberikan rasa aman bagi tenaga medis sebagai garda terdepan.

Selanjutnya, Soekirman mengimbau agar tetap melaksanakan sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan Corona serta meminta jangan panik agar dapat menanggulangi virus ini bersama-sama, sehingga menjadi lebih baik.

"Kepanikan adalah sebagian dari penyakit dan ketenangan adalah separuh dari obat. Meskipun belum minum obat, jika tetap tenang dan tidak panik, maka kita akan separuh baik, ditambah kesabaran, mudah-mudahan menjadi kesembuhan," ujar Soekirman.

Sementara Kadis Kesehatan, dr Bulan Simanungkalit MKes MM mengapresiasi kehadiran seluruh pimpinan rumah sakit, termasuk Direktur RS Pabatu, RS Melati, RS Trianda, RS Sawit Indah dan yang lainnya, di mana selama penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sergai, sangat cepat dan siaga membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini.

"Rumah sakit di sini sangat siap dan tidak pernah ada penolakan pasien, baik ODP maupun PDP. Kita sudah berikan apresiasi kepada pihak RS dengan memberikan APD sesuai yang diamanatkan pimpinan daerah. Kita upayakan memberikan APD tersebut, walaupun masih dalam keadaan keterbatasan. Semua pimpinan RS, baik pemerintah maupun swasta, masih terus berusaha dalam pemenuhan kebutuhan APD ini,” ungkap dr Bulan. (T06/q)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Amankan 2 Pelaku Curanmor di Medan
Ini Varian Covid KP.1 dan KP.2 yang Melanda Singapura
Kasus Meningkat 2 Kali Lipat, Singapura Hadapi Gelombang Baru Covid-19
APDESI Agara Diduga Main Titip Program
Sidang Lanjutan Korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Dinkes Sumut
DPRD SU Tolak Rasionalisasi Anggaran Rp 10 Miliar di Dinsos Karena Tidak Ada Emergency
komentar
beritaTerbaru