Bupati dan Wabup Deliserdang Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua


185 view
(Foto: Dok/Kominfo)
VAKSIN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengikuti vaksinasi covid-19 tahap kedua di RSUD Deliserdang, Lubukpakam, Rabu (3/3). 
Lubukpakam (SIB)
Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan bersama Ketua TP PKK Hj Yunita Ashari dan juga Wabup HMA Yusuf Siregar bersama Wakil Ketua TP PKK Hj Sri Pepeni Yusuf mengikuti vaksinasi covid-19 tahap kedua di RSUD Deliserdang, Lubukpakam, Rabu (3/3).

Tahap pertama Bupati dan Wabup batal divaksin karena lewat masa umur, namun aturan tahap kedua sudah diperbolehkan bahkan untuk lansia juga sudah boleh. Pada tahap pertama FKPD Deliserdang yang berhasil divaksin yaitu Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi, Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudiantara dan juga Kadis Kesehatan Deliserdang dr Ade Budi Krista.

Saat dihubungi, dr Ade Budi membenarkan Bupati dan Wabup serta Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Deliserdang telah divaksinasi. Vaksinasi juga diikuti Kaban PKAD Agus Ginting, Kepala Bappeda Remus H Pardede, Kadis Ketapang Rudi Tambunan, Kabag Kesra Mukti Ali dan Kabag Tupim Ary Muliawan.

"Sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan. Tadi pagi pukul 10.00 WIB setelah diskrining oleh petugas medis, dinyatakan layak untuk divaksinasi maka bapak beserta ibu divaksin, demikian juga bapak Wabup dan ibu. Alhamdulillah usai divaksin kondisi bapak dan ibu sehat-sehat," terang dr Ade.

Dijelaskan, tahap pertama bupati dan Wabup batal divaksin karena ada indikator yang menyatakan tidak boleh lewat usia 59 tahun. Namun kalau untuk tahap dua sudah boleh divaksinasi, bahkan untuk lansia juga sudah diperbolehkan.

"Untuk vaksin seseorang harus terdata dalam aplikasi. Tunjukkan KTP, kemudian diskrining tim medis, ada pertanyaan termasuk tekanan darah tidak boleh 180/110 yang artinya di bawahnya diperbolehkan, temperatur tidak boleh dalam kondisi demam, tidak boleh sedang batuk dan filek dan ada syarat lainnya," tutur Kadis Kesehatan Deliserdang itu.

Imbauan ke masyarakat, dia meminta agar mau datang ke Puskesmas dan RSUD untuk vaksinasi. Tahap kedua ini vaksin diperuntukkan untuk petugas pemberi pelayan publik. Seperti ASN, TNI/Polri, pedagang pasar, petugas bidang transportasi dan lain-lain. (C3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com