DPRD SU Bertemu Perwakilan UNHCR dan IOM Bahas Nasib Pengungsi Afghanistan

* Dari 2.000 Pengungsi di Medan, 500 Orang Sudah Dipulangkan ke Negara Ketiga

159 view
DPRD SU Bertemu Perwakilan UNHCR dan IOM Bahas Nasib Pengungsi Afghanistan
Foto: SIB/Firdaus Peranginangin
BAHAS PENGUNGSI: Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Franciscus Purba bertemu dengan perwakilan UNHCR Oktina dan perwakilan IOM Lutfi di salah satu cafe di Medan, membahas nasib pengungsi Afghanistan di Medan, Rabu (30/8) di Medan. 

Medan (SIB)

Ketua Fraksi NasDem (FN) DPRD Sumut dr Tuahman Franciscus Purba bertemu dengan perwakilan badan dunia urusan pengungsi dari PBB atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan lembaga penanganan pengungsi IOM (International Organisation Migration), guna membahas masalah kepulangan pengungsi Afghanistan di Medan.

"Dalam pertemuan kita dengan perwakilan UNHCR Oktina dan perwakilan IOM Lutfi di salah satu cafe di Medan, ternyata kita mendapat informasi, pihak UNHCR dan IOM secara proaktif mendata, memroses dan memulangkan para pengungsi sesuai permintaan negara ketiga," ujar Tuahman Franciscus Purba kepada wartawan, Rabu (30/8) di DPRD Sumut.

Bahkan, kata Tuahman, UNHCR dan IOM menyebut, sejak 2021 telah mengundang perwakilan pengungsi secara berkala dan dari total jumlah pengungsi Afghanistan, Afrika, Somalia dan lainnya yang mencapai 2.000 pengungsi di Medan, 500 orang di antaranya telah dipulangkan ke negara ketiga.

"Bahkan kemarin ada 7 orang lagi pengungsi Somalia yang diberangkatkan ke Amerika Serikat, sesuai permintaan negara itu," katanya sembari mengapresiasi upaya UNHCR dan IOM yang terus berusaha memulangkan pengungsi dari Medan ke negara ketiga.

Tuahman mengaku bersyukur telah bertemu dengan perwakilan UNHCR dan IOM, sehingga memiliki bahan dan data terkait pengungsi Afghanistan yang mengaku sudah 16 kali unjuk rasa ke DPRD Sumut, tanpa menghasilkan solusi.

Menyinggung kebutuhan para pengungsi, Tuahman menyebutkan, ada perwakilan UNHCR dan IOM bahkan Pemprov Sumut melalui Satgas Provinsi yang mengakomodir kebutuhan para pengungsi di Medan.

"Ya memang tidak semua kebutuhan mereka bisa dipenuhi, tetapi kalau dibilang tidak mendapat perlakuan sepatutnya, tidak benar juga," ujar Tuahman sembari mengingatkan UHNCR dan IOM agar melibatkan lembaga legislatif setiap membahas nasib pengungsi.

Unjuk Rasa

Sebelumnya diberitakan, para pengungsi Afghanistan yang ada di Medan unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut, Selasa (29/8) mendesak UNHCR dan IOM segera memulangkan mereka ke negara ketiga, karena sudah belasan tahun menetap di Kota Medan.

Menurut perwakilan pengungsi, Muhammad Juma Mohsini, sudah 16 kali para pengungsi berunjuk rasa ke gedung dewan, terhitung sejak Nopember 2021 hingga Agustus 2023, tapi para pengungsi belum juga bisa pulang ke Afghanistan. (A4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com